Mengenal Komplikasi Seroma Pascaoperasi Mastektomi Tumor Payudara
- 05 Mar 2026 10:12 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Setiap tindakan operasi medis memiliki risiko dan komplikasi, salah satunya adalah terjadinya seroma atau penumpukan cairan pada pasien pascaoperasi mastektomi. Hal ini disampaikan dr. Anselmus Danus Aria, Sp.B, dalam Obrolan Kesehatan Program Indonesia Sehat Pro1 RRI Ende, Jumat, 27 Februari 2026.
Dokter spesialis bedah RSUD Ende menjelaskan bahwa seroma terjadi karena adanya ruang kosong antara kulit dan dinding dada yang semakin tipis setelah seluruh jaringan payudara diangkat. Cairan sisa tubuh dapat terjebak di area tersebut, menyebabkan rasa nyeri dan kencang yang memerlukan tindakan medis lanjutan.
Komplikasi seroma jika tidak ditangani dengan cepat dapat menyebabkan luka operasi terbuka kembali dan mengganggu proses penyembuhan kulit pasien. Tindakan pengambilan cairan harus dilakukan segera guna mencegah infeksi lebih lanjut yang berisiko memperburuk kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.
Upaya pencegahan seroma dilakukan oleh tim medis dengan teknik penutupan luka operasi yang presisi dan pemantauan ketat pascaprosedur. Pasien diimbau untuk mengikuti instruksi dokter mengenai perawatan area operasi di rumah guna meminimalisir risiko cairan menumpuk kembali.
Sementara itu, untuk operasi tumor jinak dengan ukuran kurang dari lima sentimeter, risiko yang sering terjadi umumnya berupa bekas luka dan hematoma. Risiko komplikasi ini tergolong lebih rendah dibandingkan dengan prosedur pengangkatan seluruh payudara yang memerlukan penanganan jaringan yang lebih luas.
Dr. Anselmus menegaskan bahwa dalam dunia medis tidak dikenal istilah operasi kecil atau besar karena setiap tindakan memiliki prosedur keselamatan yang ketat. Seluruh tindakan pembedahan di RSUD Ende dilaksanakan dengan mengutamakan prinsip keamanan pasien serta keberhasilan terapi yang terukur secara klinis.
Kompleksitas komplikasi ini menekankan pentingnya bagi pasien untuk memahami risiko sebelum memutuskan tindakan operasi bersama tim dokter spesialis. Edukasi mengenai perawatan pascaoperasi menjadi bagian penting dari komitmen Pro1 RRI Ende dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat Kabupaten Ende.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan proaktif berkonsultasi jika merasakan gejala tidak wajar seperti bengkak atau nyeri berlebih setelah menjalani operasi payudara. Tim dokter RSUD Ende siap memberikan pelayanan terbaik untuk menangani setiap dampak pascaprosedur demi kesembuhan pasien secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....