Asam Lambung Naik Bukan karena Puasa
- 02 Mar 2026 08:36 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Dokter sekaligus edukator kesehatan, Gia Pratama, menyampaikan bahwa kenaikan asam lambung tidak disebabkan oleh puasa. Ia menegaskan, ada tiga faktor utama yang lebih berperan dalam memicu produksi asam lambung meningkat.
Pernyataan tersebut disampaikan dr Gia dalam edukasi kesehatan yang beredar di media sosial dan menjadi perhatian warganet, Minggu, 1 Maret 2026. Menurutnya, anggapan bahwa puasa menyebabkan asam lambung naik adalah keliru.
Ia menjelaskan, penyebab pertama adalah adanya infeksi bakteri atau virus di saluran pencernaan. Kondisi ini dapat memicu peradangan pada lambung sehingga produksi asam meningkat dan menimbulkan rasa perih atau nyeri di ulu hati.
Faktor kedua adalah konsumsi makanan yang bersifat iritatif. Makanan pedas, terlalu asam, serta jenis makanan tertentu yang tidak cocok dengan kondisi lambung dapat memicu peningkatan asam lambung.
“Bukan puasanya yang salah, tetapi apa yang dikonsumsi dan bagaimana kondisi lambungnya,” katanya.
Selain itu, faktor ketiga yang tak kalah penting adalah kondisi psikologis. Rasa cemas dan kekhawatiran berlebihan dapat merangsang produksi asam lambung melalui respons stres tubuh.
Menurut dr Gia, saat seseorang terlalu memikirkan sesuatu hingga menimbulkan stres, tubuh akan bereaksi, termasuk meningkatkan produksi asam lambung. Hal ini kerap tidak disadari dan sering dikaitkan secara keliru dengan pola makan atau puasa.
Ia menekankan bahwa puasa justru dapat membantu sistem pencernaan beristirahat apabila dijalani dengan pola makan yang tepat saat sahur dan berbuka. Pemilihan makanan yang tidak mengiritasi lambung serta pengelolaan stres menjadi kunci menjaga kesehatan pencernaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....