Diagnosis Awal Kunci Tangani Tumor Payudara

  • 27 Feb 2026 16:19 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Dokter spesialis bedah RSUD Ende, dr. Anselmus Danus Aria, S.Pb, menegaskan pentingnya penegakan diagnosis sejak dini dalam penanganan tumor payudara. Diagnosis awal menjadi langkah krusial untuk memastikan apakah benjolan yang dialami pasien bersifat jinak atau ganas.

Hal tersebut disampaikan dr. Aria dalam program Obrolan Kesehatan “Indonesia Sehat” Pro1 RRI Ende, Jumat, 27 Februari 2026.

Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan dokter bedah adalah melakukan identifikasi karakteristik benjolan melalui observasi visual dan pemeriksaan klinis. “Kami memastikan terlebih dahulu apakah benjolan tersebut jinak atau ganas. Dari tampilan kulit dan bentuk benjolan sudah bisa terlihat indikasi awalnya,” ujar dr. Aria.

Ia menjelaskan, apabila kondisi kulit di sekitar benjolan tampak normal namun terdapat massa di bagian dalam, kemungkinan tumor bersifat jinak. Meski demikian, pasien tetap harus menjalani observasi lanjutan untuk memastikan kondisi medis secara menyeluruh.

Selain pemeriksaan fisik, metode anamnesis atau wawancara medis menjadi bagian penting dalam proses diagnostik. Dokter akan menelusuri riwayat kemunculan benjolan serta memantau perkembangan ukurannya. Peningkatan ukuran secara cepat, misalnya hingga dua kali lipat dalam tiga bulan, menjadi indikator yang perlu diwaspadai.

Setelah tahap anamnesis, dokter melanjutkan pemeriksaan fisik komprehensif guna menentukan langkah intervensi medis berikutnya. Penentuan terapi sangat bergantung pada hasil evaluasi klinis awal tersebut.

Dalam kesempatan itu, dr. Aria mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap perubahan sekecil apa pun pada tubuh, khususnya pada area payudara. “Kesadaran untuk segera memeriksakan diri dapat mencegah komplikasi yang lebih berat di kemudian hari,” katanya.

Ia menambahkan, peran dokter bedah tidak hanya terbatas pada tindakan operasi, tetapi juga mencakup proses diagnostik dan edukasi kepada pasien.

Melalui program rutin setiap Jumat ini, RRI Ende menghadirkan edukasi kesehatan yang aplikatif dan berbasis keilmuan. Kolaborasi antara tenaga medis dan media diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta derajat kesehatan masyarakat Flores.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....