Puskesmas Ndona Resmi Beroperasi, 21 Nakes Bertugas
- 25 Feb 2026 10:34 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Ndona menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Ende atas pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. Kehadiran puskesmas ini sekaligus membuka kesempatan bagi 21 tenaga kesehatan untuk menjalankan tugas pelayanan bagi masyarakat.
Peresmian puskesmas dilakukan beberapa waktu lalu di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende. Momentum itu menandai dimulainya operasional layanan kesehatan dasar bagi warga di wilayah tersebut.
Koordinator Puskesmas Ndona, Seravinus Sage atau yang akrab disapa Rafi, kepada RRI usai peresmian mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan. Kendati demikian, ia memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan sambil melakukan pembenahan secara bertahap.
Menurut Rafi, sejak diresmikan, pelayanan rawat jalan, Unit Gawat Darurat (UGD), serta layanan persalinan sudah siap beroperasi. Seluruh tenaga kesehatan yang tersedia telah dibagi sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Ia merinci, dari total 21 tenaga kesehatan yang bertugas, terdapat 10 perawat, delapan bidan, satu tenaga laboratorium, satu tenaga kesehatan lingkungan, dan satu tenaga promosi kesehatan. Komposisi tersebut dinilai cukup untuk tahap awal operasional, meski masih membutuhkan tambahan tenaga medis tertentu.
Rafi menjelaskan, tantangan pelayanan tidak hanya berada di dalam gedung puskesmas. Petugas juga rutin melakukan pelayanan luar gedung dengan jangkauan wilayah yang cukup jauh dan medan yang sulit.
Beberapa desa yang menjadi wilayah layanan antara lain Desa Ngaluroga, Desa Nila, Desa Puutuga, dan Desa Kelikiku. Kondisi geografis yang berbukit dan akses jalan terbatas menjadi kendala tersendiri dalam menjangkau masyarakat.
Karena itu, pihaknya berharap ada dukungan tambahan tenaga kesehatan serta sarana dan prasarana alat kesehatan. Keterbatasan fasilitas di sejumlah ruang pelayanan dinilai perlu segera dilengkapi agar mutu layanan semakin optimal.
Rafi juga menyoroti kebutuhan tenaga dokter, khususnya dokter gigi dan perawat gigi. Ia menyebut peralatan untuk pelayanan kesehatan gigi sudah tersedia, namun belum dapat dimanfaatkan maksimal karena ketiadaan tenaga medis yang kompeten.
Dengan beroperasinya Puskesmas Ndona, masyarakat kini memiliki akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan terjangkau. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat dukungan agar pelayanan kesehatan dasar di wilayah Ndona dapat berjalan secara berkesinambungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....