PRP Stimulasi Kolagen dan Regenerasi Kulit

  • 23 Feb 2026 23:16 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Terapi Platelet Rich Plasma (PRP) bekerja melalui mekanisme biologis yang merangsang regenerasi jaringan dan produksi kolagen. Hal tersebut dijelaskan dr. Ni Kadek Tuty Armini, M.Biomed, Sp.DVE, FINSDV dalam program Zona Edukasi RRI Labuan Bajo, Senin, 23 Februari 2026.

Menurutnya, PRP merupakan terapi autolog yang memanfaatkan plasma kaya trombosit dari darah pasien sendiri. Plasma tersebut mengandung growth factors seperti Platelet-Derived Growth Factor (PDGF), Transforming Growth Factor (TGF-β), dan Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF).

“Growth factors ini berperan dalam proses angiogenesis, proliferasi sel, serta stimulasi fibroblas yang memproduksi kolagen,” jelasnya.

Secara klinis, PRP digunakan untuk memperbaiki tekstur kulit akibat atrofi jaringan seperti bekas jerawat cekung (atrophic scars), meningkatkan elastisitas kulit, serta mempercepat proses penyembuhan luka mikro.

Prosedur dilakukan melalui pengambilan darah 10–20 ml, kemudian diproses dengan sentrifugasi untuk memisahkan komponen darah. Plasma terkonsentrasi kemudian diinjeksi intradermal atau dikombinasikan dengan microneedling.

Karena bersifat autolog, risiko imunologis sangat rendah. Efek samping umumnya ringan dan sementara.

Dr. Tuty menegaskan bahwa keberhasilan terapi sangat bergantung pada teknik aplikasi, sterilitas alat, serta evaluasi kondisi kulit pasien secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....