Hindari Balas Dendam saat Berbuka agar Tetap Bugar
- 23 Feb 2026 07:58 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Kesalahan pola makan saat sahur dan berbuka menjadi penyebab utama tubuh terasa lemas selama menjalankan ibadah puasa. Hal ini ditekankan dalam Obrolan kesehatan program Indonesia sehat Pro1 RRI Ende, Jumat, 20 Februari 2026, bersama dr. Muhamad Ibrahim Sangaji, MARS.
Dokter Baim menjelaskan bahwa banyak masyarakat sering terjebak pada menu instan dan minuman manis berlebihan ketika sahur. Kebiasaan mengonsumsi makanan asin saat sahur justru memicu rasa haus yang lebih cepat sebelum waktu berbuka tiba.
Saat berbuka, fenomena "balas dendam" dengan menyantap beragam jenis gorengan dan es sirup secara berlebihan sangat tidak dianjurkan. Lonjakan gula darah yang naik secara drastis akibat makanan manis tersebut justru akan memicu rasa kantuk.
Dampak buruk lainnya dari pola makan yang tidak teratur adalah timbulnya rasa kembung pada bagian perut. Kondisi fisik yang tidak nyaman ini seringkali membuat seseorang menjadi malas untuk melaksanakan ibadah salat di malam hari.
Narasumber menyarankan agar masyarakat memulai berbuka dengan cara yang sederhana yakni cukup menggunakan air putih atau kurma. Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan energi tubuh secara bertahap tanpa memberikan beban berlebih pada sistem pencernaan.
Tubuh yang diberikan jeda setelah berbuka ringan akan memiliki kesiapan lebih baik sebelum menerima asupan makanan berat. Pola transisi energi ini sangat efektif untuk menjaga fokus dan stabilitas emosi selama beraktivitas di bulan Ramadan.
Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam merancang desain menu harian agar tidak sekadar menuruti keinginan lapar mata. Kesehatan yang terjaga merupakan modal utama agar ibadah puasa dapat terlaksana dengan penuh khidmat hingga hari kemenangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....