Jangan Dongak saat Mimisan, Dokter Ingatkan Risiko Tersedak
- 18 Feb 2026 17:58 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Kebiasaan mendongakkan kepala saat mimisan dinilai masih banyak dilakukan masyarakat. Padahal, cara tersebut justru berisiko membahayakan saluran pernapasan.
Hal ini disampaikan dr. Andi Ratnasari dalam program Zona Edukasi RRI Labuan Bajo yang mengangkat tema penanganan mimisan atau epistaksis.
Menurut dr. Andi, posisi kepala yang didongakkan membuat darah mengalir ke belakang menuju tenggorokan. Kondisi ini berpotensi menyebabkan darah masuk ke saluran pernapasan dan memicu tersedak.
“Kalau kepala didongakkan, darah tidak keluar lewat hidung, tetapi masuk ke tenggorokan. Itu bisa menyebabkan sesak napas atau mual karena darah tertelan,” ujarnya.
Ia menegaskan posisi yang benar saat mimisan adalah duduk tegak dan sedikit menunduk. Dengan posisi tersebut, darah akan mengalir keluar sehingga tidak menyumbat jalan napas.
Selain posisi tubuh, dr. Andi juga mengingatkan pentingnya metode penekanan cuping hidung selama 5–10 menit tanpa dilepas. Bernapas dilakukan melalui mulut selama proses tersebut.
“Tekan bagian hidung yang lunak dengan ibu jari dan telunjuk. Jangan dilepas sebelum 5 sampai 10 menit agar pembuluh darah bisa berhenti mengalir,” katanya.
Kompres dingin di pangkal hidung juga dapat membantu penyempitan pembuluh darah sehingga perdarahan lebih cepat berhenti.
Menurutnya, sebagian besar mimisan bersifat ringan dan dapat ditangani sendiri di rumah. Penyebabnya umumnya karena udara kering, kebiasaan mengorek hidung, alergi, atau infeksi ringan.
Namun, ia mengingatkan masyarakat untuk segera mencari pertolongan medis jika perdarahan tidak berhenti lebih dari 20 menit, terjadi setelah benturan kepala keras, atau muncul berulang dalam waktu singkat.
Melalui edukasi ini, RRI Labuan Bajo mendorong masyarakat memahami penanganan pertama yang benar agar tidak lagi melakukan kesalahan fatal saat mimisan terjadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....