Kisah Dokter Asal Makassar Mengabdi di Balik Keterbatasan di Ende
- 16 Feb 2026 09:22 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Sosok dokter spesialis penyakit dalam, dr. Iin Afriani Amran, Sp.PD, membagikan kisah inspiratifnya memilih mengabdi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Cerita ini terungkap setelah Obrolan kesehatan program Indonesia sehat Pro1 RRI Ende, Jumat, 12 Februari 2026.
Dokter asal Makassar ini mengaku awalnya tidak pernah membayangkan akan menginjakkan kaki untuk bertugas di bumi NTT. Namun, dorongan untuk mengasah ilmu dan mencari pengalaman baru membawanya menerima tawaran kerja di wilayah tersebut.
Alasan dr. Iin mendalami spesialis penyakit dalam didasari keinginan mulia menjadi garda terdepan bagi kesehatan keluarganya sendiri. Ia menilai spesialisasi ini sangat krusial karena menangani jenis penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat luas.
Selama bertugas di Ende, ia menemukan perbedaan kultur yang sangat kontras antara tanah kelahirannya di Sulawesi dengan kehidupan di Ende. Tantangan nyata yang dihadapi bukan hanya soal budaya, melainkan juga sistem rujukan kesehatan yang masih terbatas.
Fasilitas kesehatan di Ende yang berstatus Rumah Sakit Tipe C seringkali tidak mampu menangani pasien dengan kebutuhan khusus. Keterbatasan alat membuat banyak pasien harus dirujuk keluar daerah meski kondisi mereka belum tentu stabil.
Salah satu kendala paling pelik adalah ketiadaan fasilitas cuci darah atau hemodialisa bagi pasien di rumah sakit setempat. Pasien terpaksa harus dirujuk ke Maumere atau Bajawa yang seringkali kapasitas kuotanya sudah penuh terisi.
Kondisi ini semakin berat karena kendala geografis yang mengharuskan rujukan menggunakan transportasi laut atau udara yang berbiaya mahal. Hal ini berbeda jauh dengan sistem di Sulawesi yang masih sangat memungkinkan untuk rujukan lewat jalur darat.
Pengabdian dr. Iin di Ende menjadi potret perjuangan tenaga medis di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah. Ia tetap berupaya memberikan pengobatan optimal bagi masyarakat meski harus berjibaku dengan berbagai tantangan sarana prasarana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....