Pemeriksaan Kanker Serviks di Ende Cepat Tanpa Bius

  • 10 Feb 2026 10:46 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Pemeriksaan deteksi dini kanker serviks di fasilitas kesehatan tingkat pertama ternyata jauh dari kesan menakutkan bagi para wanita. Penegasan tersebut disampaikan dalam Obrolan Kesehatan Indonesia Sehat Pro1 RRI Ende dengan dr. Nessyah Fatahan SpOG - Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Ende, Jumad, 06 Februari 2026.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Ende, dr. Nessyah Fatahan, menjelaskan bahwa metode skrining saat ini sangat praktis dan efisien. Prosedur medis tersebut tidak memerlukan tindakan pembiusan apalagi pembedahan jaringan karena hanya dilakukan pengambilan sampel lendir.

Masyarakat seringkali merasa khawatir berlebihan terhadap rasa sakit yang mungkin muncul saat proses pemeriksaan berlangsung di Puskesmas. Padahal, penggunaan alat medis telah disesuaikan dengan anatomi tubuh wanita sehingga pasien akan merasa tetap nyaman selama proses.

Prosedur deteksi dini ini melibatkan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan tes usap untuk mendeteksi virus HPV. Tenaga medis hanya perlu menampakkan bagian leher rahim atau serviks untuk mengamati perubahan warna jaringan setelah pemberian cairan khusus.

Layanan ini tersedia secara gratis dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat Kabupaten Ende yang sudah aktif secara seksual. Kecepatan hasil pemeriksaan memungkinkan penanganan medis dapat segera dilakukan jika ditemukan adanya indikasi sel prakanker pada pasien.

Dr. Nessyah mengajak para ibu untuk membuang rasa malu dan takut demi menjaga kesehatan jangka panjang keluarga mereka. Pemeriksaan rutin menjadi instrumen perlindungan terbaik dibandingkan harus menjalani pengobatan berat jika kondisi penyakit sudah memasuki stadium lanjut.

Ketidaktahuan mengenai prosedur pemeriksaan seringkali menjadi penghambat utama rendahnya angka kunjungan deteksi dini di wilayah Nusa Tenggara Timur. Edukasi yang masif diharapkan mampu meningkatkan keberanian masyarakat untuk memeriksakan kesehatan reproduksi mereka secara berkala ke layanan kesehatan.

Pihak RSUD Ende bersama Puskesmas terus berupaya menyediakan alat deteksi yang memadai guna menekan angka kematian akibat kanker serviks. Komitmen ini selaras dengan program nasional dalam mewujudkan Indonesia sehat melalui deteksi dini penyakit tidak menular sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....