Keramas Setiap Hari, Apakah Bisa Rontokkan Rambut?
- 17 Jul 2025 12:17 WIB
- Ende
KBRN, Ende: Pertanyaan apakah keramas setiap hari dapat menyebabkan rambut rontok sering menjadi perbincangan masyarakat. Banyak yang meyakini kebiasaan mencuci rambut terlalu sering justru berdampak negatif pada kesehatan kulit kepala.
Namun, menurut dr. Tirta Mandira Hudhi, dokter sekaligus influencer kesehatan, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ia menyatakan bahwa dampak keramas tergantung pada jenis kulit kepala dan sampo yang digunakan.
“Kalau kulit kepala kamu sensitif, keramas terlalu sering bisa bikin kering, menyebabkan ketombe, lalu rontok,” ujarnya. “Tapi kalau tidak sensitif, keramas tiap hari pun tak masalah,” tambahnya.
Dalam kanal YouTube miliknya, dr. Tirta menekankan pentingnya mengenali karakteristik kulit kepala masing-masing individu. Lingkungan panas dan berdebu bahkan justru bisa membuat keramas harian jadi pilihan tepat jika sampo yang digunakan sesuai.
“Tidak bisa disamaratakan. Kuncinya ada pada pemahaman kondisi kulit kepala masing-masing,” jelas dr. Tirta. Ia mendorong masyarakat lebih peka terhadap reaksi kulit setelah penggunaan produk perawatan rambut.
dr. Tirta juga mengingatkan soal kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dalam sampo, yang bisa memicu iritasi. “Kalau pakai sampo SLS lalu gatal atau muncul ketombe, berarti kulit kamu sensitif terhadap zat itu,” katanya.
Sebagai solusi, ia menyarankan masyarakat memilih jenis sampo sesuai kebutuhan dan kondisi rambut. Dirinya pun menggunakan dua jenis sampo: mengandung SLS saat rambut sangat kotor, dan non-SLS untuk pemakaian harian.
Dengan pendekatan yang tepat, dr. Tirta berharap masyarakat tidak lagi terjebak mitos seputar keramas. Rambut sehat tak ditentukan seberapa sering dicuci, melainkan bagaimana mengenali dan merawat kulit kepala dengan bijak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....