Getah Pepaya, Potensi Besar di Bidang Farmasi dan Kesehatan
- 01 Jul 2024 22:09 WIB
- Ende
KBRN, Ende: Belakangan ini, semakin banyak petani pepaya memanfaatkan getah pepaya (Carica papaya) dari pohon mereka. Getah pepaya berwarna putih susu ini ternyata memiliki banyak manfaat, khususnya di bidang farmasi dan kesehatan.
Getah pepaya mengandung enzim papain, enzim proteolitik yang mampu memecah protein menjadi peptida dan asam amino. Enzim ini banyak digunakan dalam dunia kesehatan, seperti bahan dasar obat-obatan untuk membantu pencernaan dan mengatasi gangguan lambung. Selain itu, papain juga digunakan dalam industri kecantikan untuk produk perawatan kulit karena kemampuannya membantu mengelupas sel-sel kulit mati dan memperbaiki tekstur kulit.
Prof. Dr. Ahmad Sulaiman, ahli farmasi dari Universitas Indonesia, menjelaskan, papain dalam getah pepaya sangat efektif dalam mengatasi masalah pencernaan dan luka bakar ringan. Potensinya sebagai bahan obat sangat luas.
Sementara itu Dr. Maya Putri, dermatolog dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, menambahkan jika enzim papain sering digunakan dalam produk kosmetik karena sifat eksfoliatifnya yang membantu regenerasi kulit. Produk yang dibuat dari getah pepaya meliputi obat pencernaan, salep untuk luka bakar, dan krim anti-kerut.
Industri kecantikan juga memanfaatkannya dalam produk masker wajah dan scrub tubuh. Di bidang kesehatan, papain digunakan dalam pembuatan suplemen diet karena kemampuannya memecah protein dan membantu penyerapan nutrisi dalam tubuh.
Muncul pertanyaan mengenai apakah buah pepaya masih dapat dikonsumsi setelah getahnya diambil. Menurut penelitian Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, getah pepaya biasanya diambil saat buah masih muda dan tidak mempengaruhi kualitas serta rasa buah pepaya yang matang. Buah pepaya tetap aman dan lezat untuk dikonsumsi asalkan dibiarkan matang secara alami di pohon.
Para pakar agronomi berpendapat bahwa metode pengambilan getah yang benar tidak akan merusak pohon pepaya itu sendiri. "Pengambilan getah harus dilakukan dengan teknik yang tepat untuk menghindari kerusakan pada tanaman. Jika dilakukan dengan benar, pohon pepaya dapat terus berproduksi dengan baik," jelas Dr. Budi Santoso, pakar agronomi dari Institut Pertanian Bogor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....