Guru IT: Anak Harus Belajar AI, Bukan Sekadar Mencari Jawaban

  • 23 Jul 2026 15:01 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Pendidikan kecerdasan artifisial (AI) perlu diberikan sejak dini agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara produktif. Pembelajaran itu dinilai lebih penting dibanding sekadar menggunakan AI untuk mencari jawaban instan.

Pendiri Timedoor Academy, Yutaka Tokunaga, mengatakan AI akan mengubah banyak bidang pekerjaan. Karena itu, anak perlu memahami cara bekerja bersama teknologi tersebut. Menurut Yutaka, kemampuan membuat perintah atau prompt yang tepat akan menjadi keterampilan penting pada masa mendatang.

Anak juga harus mampu memahami informasi dan menghasilkan karya bersama AI. "Kalau tidak kita ajarkan dengan baik bagaimana menggunakan AI untuk bertanya dengan baik, mencari bagaimana, terus lalu memahami dan juga bisa membuat proyek dengan AI," ujarnya dalam podcast Helmy Yahya Bicara, Rabu, 22 Juli 2026.

Ia menjelaskan kemampuan menulis kode program tetap penting. Namun, perkembangan AI membuat pekerjaan pemrograman akan semakin banyak terbantu oleh teknologi.

"Coding sendiri nanti sebenarnya akan tergeser juga karena ada AI. Tapi kita ajarkan anak-anak menggunakan AI untuk masa depan mereka," katanya.

Yutaka menilai pembelajaran AI sebaiknya tidak hanya berisi teori. Anak juga perlu dibimbing menghasilkan gim, situs web, maupun aplikasi yang menyelesaikan persoalan nyata.

Ia mengatakan pendekatan tersebut diterapkan Timedoor Academy melalui pembelajaran berbasis proyek. Anak didorong menggunakan AI sebagai alat berkreasi, bukan sekadar memperoleh jawaban cepat.

Menurutnya, Indonesia memiliki bonus demografi yang besar. Potensi tersebut perlu didukung pendidikan digital agar mampu menghasilkan talenta teknologi yang bersaing secara global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....