Zakat Digital Mudahkan Warga Berbagi Kebaikan
- 14 Mei 2026 23:46 WIB
- Ende
Poin Utama
- Digitalisasi penyaluran zakat melalui smartphone, layanan perbankan, dan dompet digital untuk mengakomodasi masyarakat dengan mobilitas tinggi.
- Fokus pada efisiensi proses administrasi guna menarik minat muzaki muda (generasi milenial dan Z) dalam berzakat.
- BAZNAS tetap mempertahankan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid untuk melayani masyarakat yang belum terjangkau teknologi digital.
- BAZNAS Ende memfokuskan pengelolaan pada zakat mal (harta) di tingkat kabupaten, sementara zakat fitrah tetap diarahkan melalui panitia masjid lingkungan.
- Rencana edukasi masif melalui media massa untuk membangun literasi zakat digital yang lebih luas dan terorganisir di wilayah Ende.
RRI.CO.ID, Ende – Menunaikan kewajiban zakat kini semakin praktis tanpa harus mendatangi kantor pengelola secara langsung. BAZNAS Kabupaten Ende terus mendorong warga memanfaatkan kanal digital untuk menyalurkan dana sosial.
Transformasi digital ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi. Warga cukup menggunakan telepon pintar untuk bertransaksi melalui layanan perbankan atau dompet digital.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ende, H. Abdullah Aroeboesman menyebut layanan digital meningkatkan efisiensi penghimpunan dana. Proses administrasi yang cepat menjadi daya tarik utama bagi para muzaki muda.
"Teknologi digital membuka peluang besar untuk menjangkau lebih banyak pembayar zakat," kata Abdullah dalam Program Ekonomi Digital Pro 1 RRI Ende, Jumat, 24 April 2026.
Meskipun fokus pada digitalisasi, BAZNAS tetap mempertahankan eksistensi unit pengumpul zakat (UPZ) di masjid. Pola kombinasi ini diterapkan agar seluruh lapisan masyarakat dapat terlayani dengan baik.
BAZNAS mencatat bahwa zakat mal atau harta menjadi fokus utama pengelolaan di tingkat kabupaten. Sementara itu, zakat fitrah tetap disarankan untuk dikelola oleh panitia masjid di lingkungan masing-masing.
Edukasi mengenai literasi zakat digital akan terus dilakukan secara masif melalui media massa. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem berbagi yang lebih luas dan terorganisir di wilayah Ende.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....