Kemkomdigi Buka 8.000 Akun Canva Pro Gratis
- 08 Feb 2026 14:08 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital membuka akses alat produksi digital bagi talenta kreatif dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui penyediaan 8.000 akun Canva Pro gratis. Program ini menjadi langkah konkret memperkuat keterampilan desain, literasi digital, serta daya saing ekonomi kreatif nasional.
Program tersebut merupakan bagian dari kerja sama Kementerian Komunikasi dan Digital dengan Canva yang ditandai melalui kegiatan Canva Hangout feat Komdigi: Bikin Ide Digital Makin Nyata di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat pagi, 6 Februari 2026.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut dan menegaskan kerja sama antara Kemkomdigi dan Canva akan terus dikembangkan. Ia mengatakan program ini menjadi langkah awal membuka akses yang lebih luas bagi individu dan komunitas kreatif. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor penting untuk memastikan talenta digital Indonesia memiliki ruang tumbuh yang setara.
Meutya juga mengapresiasi capaian global Canva yang mencatat kelahiran satu miliar desain baru sepanjang 2025. Ia menilai capaian tersebut mencerminkan besarnya potensi ekonomi kreatif berbasis desain digital, termasuk kontribusi kreator Indonesia di dalamnya. Ia berharap semakin banyak talenta nasional dapat mengambil peran dalam ekosistem kreatif global.
Dalam kesempatan tersebut, Meutya memaparkan sektor ekonomi kreatif saat ini menyumbang sekitar 7 hingga 8 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional dengan nilai mencapai kurang lebih Rp1.600 triliun per tahun, serta menyerap lebih dari 50 juta tenaga kerja. Di sisi lain, ekonomi digital Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan nilai mencapai 90 miliar dolar Amerika Serikat pada 2024 dan diproyeksikan meningkat hingga 360 miliar dolar Amerika Serikat pada 2030.
Ia menjelaskan pertumbuhan ekonomi digital didorong oleh sektor perdagangan elektronik, layanan keuangan digital, transportasi berbasis aplikasi, serta meningkatnya adopsi teknologi digital oleh UMKM yang menyumbang sekitar 60 persen terhadap PDB nasional.
Meutya menegaskan keterampilan desain dan konten digital kini menjadi kebutuhan utama bagi pelaku UMKM. Menurutnya, kemampuan tersebut tidak lagi bersifat pelengkap, melainkan menjadi bagian penting dalam mendesain, memasarkan, dan menjual produk di pasar digital yang semakin kompetitif.
Melalui kerja sama ini, Kementerian Komunikasi dan Digital dan Canva berharap dapat memperkuat ekosistem kreator desain Indonesia, mendorong pertumbuhan UMKM berbasis digital, serta memastikan Indonesia tetap menjadi motor utama ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....