AI Tantang Etika Akademik Mahasiswa

  • 28 Jan 2026 10:53 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Perkembangan kecerdasan buatan menjadi tantangan serius bagi etika akademik mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Hal ini disampaikan dosen STKIP Citra Bakti Ngada, Bernabas Wani S .Pd., M.Pd., dalam dialog interaktif di Pro 2 RRI Ende pada kamis, 8 Januari 2026

Penggunaan artificial intelligence atau AI di kalangan mahasiswa dinilai semakin masif dan tak terpisahkan dari proses belajar. Mahasiswa kerap memanfaatkan AI untuk memahami materi hingga menyusun tugas akademik.

Menurut Bernabas Wani, AI pada prinsipnya tidak dilarang dalam dunia pendidikan. Namun, penggunaannya harus ditempatkan sebagai alat bantu, bukan pengganti tanggung jawab intelektual mahasiswa.

“AI harus diposisikan sebagai alat bantu belajar, bukan sebagai pengganti proses berpikir kritis dan tanggung jawab intelektual mahasiswa,” ujarnya

Ia menegaskan, etika akademik menjadi kompas moral dalam pemanfaatan teknologi digital. Kejujuran, tanggung jawab, dan integritas akademik harus tetap dijunjung tinggi oleh civitas akademika.

Lebih lanjut, penggunaan AI secara penuh dalam mengerjakan tugas dinilai dapat menurunkan daya analisis mahasiswa. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada kualitas lulusan di masa depan.

Perguruan tinggi perlu memberikan pengawasan dan edukasi berkelanjutan. Tujuannya agar mahasiswa mampu memanfaatkan AI secara bijak tanpa melanggar etika akademik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....