Sang Visioner Media Ted Turner Tutup Usia, Wariskan Imperium CNN hingga Kartun
- 07 Mei 2026 06:20 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Atlanta, Dunia penyiaran internasional berduka atas kepergian Ted Turner, sosok revolusioner yang tidak hanya mendirikan CNN tetapi juga membangun imperium Turner Broadcasting System (TBS). Dilansir dari ScreenRant, Kamis, 7 Mei 2026, sang mogul media ini meninggalkan jejak besar lewat saluran ikonik seperti TNT, TCM, hingga Cartoon Network.
Keberhasilan Turner melampaui layar kaca, di mana ia sempat menjabat sebagai wakil ketua Time Warner pasca penggabungan perusahaan pada pertengahan 1990-an. Selain dikenal bertangan dingin di bisnis televisi, ia juga merupakan pemilik World Championship Wrestling (WCW) yang pernah merajai rating hiburan olahraga di masanya.
Di luar karier medianya, Turner dikenal sebagai filantropis yang sangat peduli pada isu lingkungan hidup melalui pendirian Turner Foundation. Ia juga membidangi lahirnya United Nations Foundation yang membantu PBB menangani krisis kemanusiaan, hak asasi manusia, hingga perubahan iklim di tingkat global.
Atas kontribusi dan pengaruhnya yang mendalam bagi dunia, majalah TIME menobatkan Turner sebagai Man of the Year pada tahun 1991 silam. Penghargaan bergengsi tersebut menjadi pengakuan atas visinya dalam menghubungkan penduduk dunia melalui akses informasi berita 24 jam nonstop yang belum pernah ada sebelumnya.
Kehidupan pribadi sang visioner juga kerap menjadi sorotan, terutama saat ia menjalin ikatan pernikahan dengan aktris pemenang Oscar, Jane Fonda, selama satu dekade. Meskipun hubungan tersebut berakhir, Turner tetap dikenal sebagai sosok keluarga yang memiliki hubungan erat dengan anak-anak dari pernikahan sebelumnya.
Kini, sang pelopor berita kabel tersebut meninggalkan warisan berupa lima orang anak, 14 cucu, serta dua orang cicit yang menjadi saksi sejarah perjalanannya. Kepergiannya menjadi pengingat akan era keemasan televisi kabel yang ia bangun dari nol hingga menjadi konsumsi global bagi jutaan orang.
Warisan pemikiran Turner tentang pelestarian alam dan perdamaian dunia melalui PBB diprediksi akan terus berlanjut melalui yayasan-yayasan yang telah ia rintis. Dedikasinya pada kemanusiaan membuktikan bahwa kekuasaan media dapat digunakan sebagai instrumen positif untuk melakukan perubahan nyata di berbagai sektor kehidupan.
Industri media kini kehilangan salah satu arsitek terbesarnya yang berani mengambil risiko besar demi mengubah cara dunia mengonsumsi informasi dan hiburan. Namanya akan selalu melekat pada setiap
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....