Diplomasi Hijau: Indonesia–Jepang Jalin Kerja Sama Konservasi, Komodo Dipinjamkan

  • 31 Mar 2026 16:47 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan Republik Indonesia resmi menjalin kerja sama konservasi satwa langka dengan Pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait program pengembangbiakan (breeding loan) satwa endemik Indonesia, Komodo.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, bersama Gubernur Shizuoka, Yasutomo Suzuki, pada Sabtu, 28 Maret 2026, di Shizuoka, Jepang.

Dalam sambutannya, Raja Juli Antoni menegaskan kerja sama ini memiliki nilai strategis, khususnya dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di tengah pesatnya pembangunan.

“Kami sedang terus berjuang untuk mempertahankan kekayaan keanekaragaman hayati ini di tengah derasnya pembangunan. Kami ingin belajar banyak dari Jepang bagaimana dalam sejarah yang panjang mampu menyeimbangkan antara pembangunan atau industrialisasi dengan tetap menjaga alam dengan baik,” ujarnya, dikutip dari akun Instagram resminya.

Ia menambahkan, komodo sebagai flagship species Indonesia diharapkan dapat menjadi sarana promosi kekayaan alam Tanah Air di kancah internasional. Kehadiran komodo di iZoo, kebun binatang reptil dan amfibi terbesar di Jepang, diharapkan mampu menarik minat wisatawan untuk melihat langsung habitat aslinya di Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Shizuoka, Yasutomo Suzuki, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyebutnya sebagai simbol persahabatan antara Indonesia dan Jepang.

“Kami sangat senang akan menerima komodo dari Indonesia. Ini adalah salah satu simbol persahabatan Indonesia dan Jepang. Karena komodo adalah satwa yang terancam punah, saya sangat senang bisa berkontribusi untuk mengembangbiakkannya di kota ini,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari program ini, pihak iZoo telah menyiapkan fasilitas kandang berteknologi modern yang dirancang menyerupai habitat asli komodo di Indonesia. Langkah ini bertujuan memastikan satwa dapat beradaptasi dengan baik serta mendukung keberhasilan program pengembangbiakan.

Lebih lanjut, dikutip dari kantor berita Reuters, Indonesia akan meminjamkan dua ekor komodo ke Prefektur Shizuoka sebagai bagian dari implementasi kerja sama tersebut. Sebagai imbalannya, Indonesia akan menerima sejumlah satwa dari Jepang, termasuk panda merah dan jerapah.

Kerja sama ini menjadi tonggak baru dalam hubungan bilateral Indonesia dan Jepang, sekaligus menunjukkan bahwa diplomasi tidak hanya berlangsung di ranah politik, tetapi juga melalui upaya bersama dalam pelestarian ekosistem dan keanekaragaman hayati dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....