Ancaman Boikot Game GTA 6 Menghantui Publik Rusia
- 20 Jan 2026 07:32 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Rusia- Rencana peluncuran game Grand Theft Auto (GTA) 6 kini tengah dibayangi ancaman pemblokiran total di wilayah Rusia. Desakan ini muncul dari Dewan Rakyat Rusia Sedunia yang menilai konten permainan tersebut terlalu vulgar bagi generasi muda.
Ketua dewan tersebut, Mikhail Ivanov, secara terbuka menyatakan kekhawatiran atas dampak negatif visual kekerasan terhadap perkembangan mental anak-anak. Dilansir dari ScreenRant, Selasa, 20 Januari 2026, Ivanov menyoroti keberadaan karakter penari erotis pria sebagai salah satu pemicu utama penolakan tersebut.
Ia menegaskan bahwa popularitas global seri GTA menjadikannya alat pengaruh yang sangat berbahaya bagi nilai-nilai moral bangsa. Menurutnya, pemerintah tidak boleh membiarkan "racun korupsi moral" dijual bebas kepada anak-anak dengan kedok hiburan semata.
Ivanov juga mengusulkan adanya regulasi ketat mengenai verifikasi usia pemain layaknya sistem yang telah diterapkan pada platform Roblox. Langkah ini dianggap mendesak guna memastikan bahwa produk hiburan luar negeri tidak merusak prinsip-prinsip dasar masyarakat Rusia.
Sebagai Deputi Duma Oblast Bryansk, pengaruh politik Ivanov dinilai cukup kuat untuk menggerakkan pelarangan ini di tingkat parlemen regional. Meskipun tidak membatalkan hukum federal, suara dewan ini dapat menjadi basis kuat bagi pelarangan akses game tersebut secara nasional.
Para pengembang di berbagai negara saat ini pun mulai dipaksa untuk mempertimbangkan aturan verifikasi usia yang jauh lebih ketat. Ivanov menekankan bahwa Rusia memiliki kewajiban moral untuk bersikap lebih prinsipil dalam menyaring konten digital yang masuk ke negaranya.
Kontroversi ini menambah daftar panjang tantangan bagi Rockstar Games dalam mendominasi pasar permainan global di tengah berbagai sentimen politik. Kini publik hanya bisa menunggu apakah peluncuran resmi GTA 6 akan benar-benar terhambat oleh tembok birokrasi Rusia.
Nasib para pemain di Rusia masih menggantung hingga ada keputusan final dari otoritas berwenang terkait izin edar game tersebut. Jika boikot ini berhasil, maka Rusia akan menjadi satu-satunya wilayah yang kehilangan akses terhadap fenomena budaya populer tahun ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....