Purple Day: Tingkatkan Kesadaran Epilepsi, Hilangkan Stigma

  • 25 Mar 2025 20:42 WIB
  •  Ende

KBRN,Ende: Setiap tanggal 26 Maret, dunia memperingati Purple Day atau Hari Kesadaran Epilepsi Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang epilepsi serta menghapus stigma terhadap penderitanya.

Purple Day pertama kali dicetuskan oleh seorang gadis asal Kanada, Cassidy Megan, pada tahun 2008. Sebagai penderita epilepsi, ia ingin membangun kesadaran global bahwa epilepsi bukanlah sesuatu yang menakutkan, melainkan kondisi medis yang bisa dikelola.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 50 juta orang di seluruh dunia hidup dengan epilepsi. Sayangnya, banyak dari mereka masih mengalami diskriminasi dan kurangnya akses terhadap perawatan medis yang memadai.

Dalam peringatan Purple Day, masyarakat didorong untuk mengenakan pakaian berwarna ungu sebagai simbol solidaritas terhadap penderita epilepsi. Berbagai organisasi kesehatan juga mengadakan kampanye edukasi dan layanan kesehatan gratis.

Di Indonesia, kesadaran mengenai epilepsi masih perlu ditingkatkan. Banyak penderita yang enggan mencari pengobatan karena mitos yang beredar di masyarakat. Padahal, epilepsi bisa dikontrol dengan pengobatan yang tepat.

Melalui peringatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami epilepsi, menghapus stigma, dan mendukung para penderita agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....