Jemaah Haji Manggarai Barat Tiba dengan Selamat, Diminta Jadi Teladan Masyarakat
- 25 Jun 2026 09:56 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Sebanyak 66 jemaah haji asal Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) tiba kembali di daerah setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Prosesi penyambutan berlangsung penuh haru dan syukur, dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, keluarga, serta masyarakat, Rabu 24 Juni 2026 di Aula Setda, Kantor Bupati Manggarai Barat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat, Suhardi, mengatakan seluruh proses pemulangan dan penerimaan jemaah haji tahun 2025 berjalan lancar. Rombongan jemaah berangkat dari Surabaya melalui Bandara Internasional Juanda menggunakan pesawat Lion Air menuju Bandara Internasional Lombok sebelum melanjutkan perjalanan ke Manggarai Barat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu dan menyukseskan kegiatan penerimaan serta pelayanan jemaah haji Kabupaten Manggarai Barat,” ujarnya dalam sambutan, Rabu 24 Juni 2026.
Suhardi juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan, menghadapi berbagai potensi bencana melalui upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana secara bersama-sama.
Sementara itu, perwakilan jemaah haji Manggarai Barat, Haji Usman, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji yang dijalani seluruh jemaah. Menurutnya, perjalanan menuju Tanah Suci cukup panjang dan melelahkan, namun dapat dilalui dengan baik berkat kondisi kesehatan yang terjaga serta dukungan dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah dapat melaksanakan umrah wajib dan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Dari 66 jemaah yang berangkat, meskipun ada beberapa yang mengalami gangguan kesehatan, seluruh rukun dan wajib haji tetap dapat dilaksanakan,” katanya.
Dirinya juga menuturkan, puncak pengalaman spiritual dirasakan saat menjalani wukuf di Padang Arafah. Di tempat tersebut, jutaan umat Islam dari berbagai negara berkumpul tanpa membedakan suku, bangsa, maupun status sosial.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendoakan kami. Berkat doa dan dukungan semua pihak, kami dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat,” ungkapnya.
Haji Usman menegaskan bahwa predikat haji mabrur harus diwujudkan melalui perilaku dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ibadah haji mengajarkan nilai kesabaran, keikhlasan, ketertiban, dan peningkatan kualitas diri sebagai seorang Muslim.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, mengingatkan bahwa perjalanan menuju kemabruran sesungguhnya dimulai setelah para jemaah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
“Kemabruran haji harus terpancar dalam sikap, perilaku, dan keteladanan sehari-hari. Jadilah pribadi yang membawa keberkahan bagi keluarga, menjadi perekat sosial, serta penyebar nilai-nilai kebaikan dan kedamaian di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya berharap seluruh jemaah haji yang telah kembali dari Tanah Suci dapat menjadi teladan dan agen perubahan positif bagi masyarakat Manggarai Barat.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan ibadah haji, mulai dari proses persiapan, keberangkatan, pendampingan di Tanah Suci, hingga kepulangan jemaah ke daerah dengan selamat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....