487 Jemaah Haji NTT Pulang dari Tanah Suci, Disambut Gubernur Melki

  • 22 Jun 2026 16:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Surabaya – Sebanyak 487 jemaah haji asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Senin (22 Juni 2026), setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan para jemaah disambut langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

Jumlah jemaah yang tiba terdiri dari 380 orang yang tergabung dalam Kloter 80 dan 107 orang dari Kloter 81. Kepulangan mereka menandai berakhirnya perjalanan spiritual yang telah dijalani selama lebih dari satu bulan di Arab Saudi.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali ke tanah air dengan selamat. Ia berharap pengalaman spiritual selama menunaikan ibadah haji dapat menjadi bekal untuk menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, kepulangan dari Tanah Suci bukan sekadar kembali ke rumah, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai kehidupan yang dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi lingkungan sekitar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTT dan seluruh masyarakat NTT, saya menyampaikan selamat datang kembali. Semoga setiap doa, kesabaran, dan pengalaman spiritual selama berhaji menjadi cahaya kebaikan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah tercinta,” ujar Melki.

Gubernur juga menegaskan bahwa NTT merupakan rumah bersama yang dibangun di atas keberagaman budaya, suku, dan agama. Karena itu, para jemaah haji diharapkan dapat menjadi penguat persaudaraan serta pembawa pesan damai di tengah masyarakat.

“NTT adalah rumah besar yang berdiri di atas keberagaman. Saya berharap para jemaah haji menjadi teladan, penguat persaudaraan, dan duta perdamaian di tengah masyarakat,” katanya.

Selain menyampaikan pesan kepada para jemaah, Gubernur Melki turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Surabaya, para petugas haji, serta tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan kepada jemaah selama proses keberangkatan hingga kepulangan.

Menurutnya, pelayanan yang baik dan koordinasi yang solid menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar.

Pemerintah Provinsi NTT berharap para jemaah haji yang telah kembali dapat menjadi teladan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kerukunan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat NTT.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....