Rumah Baca Mustika Hadirkan Program Kakak Asuh Berkelanjutan untuk Pendidikan

  • 27 Jul 2026 12:36 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Rumah Baca Mustika meluncurkan Program Kakak Asuh untuk membantu biaya pendidikan anak SD dari keluarga kurang mampu selama minimal satu tahun.
  • Program menyasar sekolah-sekolah di wilayah pesisir, termasuk MIS Fatimia, yang siswanya banyak berasal dari keluarga berpenghasilan rendah.
  • Target awal 10 penerima manfaat terlampaui menjadi 22 anak yang didukung oleh 18 Kakak Asuh dari berbagai daerah di Indonesia.
  • Sistem pendampingan mengedepankan transparansi melalui laporan rutin dan pertemuan antara donatur, penerima manfaat, serta orang tua.
  • Program juga membangun tanggung jawab orang tua dengan membatasi bantuan maksimal dua anak dalam satu keluarga.

RRI.CO.ID, Ende - Program CLBK (Cerita Langsung Bersama Komunitas) Pro 2 RRI Ende mengangkat kiprah Rumah Baca Mustika melalui program Kakak Asuh, Minggu 19 Juni 2026. Program ini merupakan sebuah gerakan beasiswa pendidikan bagi anak-anak sekolah dasar dari keluarga kurang mampu.

Program tersebut dirancang untuk membantu biaya pendidikan selama minimal satu tahun agar anak-anak tetap dapat bersekolah tanpa terbebani tunggakan. Founder Rumah Baca Mustika, Iin Herlina Dewi Syahrial, menjelaskan program ini menyasar siswa di wilayah pesisir yang mayoritas berasal dari keluarga nelayan, tukang ojek, dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Salah satu sekolah yang menjadi sasaran ialah MIS Fatimia, di mana biaya pendidikan sebesar Rp50 ribu per bulan masih menjadi tantangan bagi sebagian orang tua murid. Iin menegaskan bahwa tujuan utama program bukan sekadar memberikan bantuan biaya sekolah, tetapi memastikan anak-anak tetap memperoleh hak atas pendidikan.

"Kami ingin tidak ada anak yang berhenti sekolah hanya karena orang tuanya belum mampu membayar biaya pendidikan. Program ini hadir untuk menjaga semangat belajar mereka," ujarnya.

Program Kakak Asuh mendapat sambutan positif dari masyarakat sejak pertama kali dibuka. "Awalnya kami hanya menargetkan sepuluh anak, tetapi dalam waktu kurang dari satu hari sudah ada delapan belas Kakak Asuh yang bersama-sama membiayai dua puluh dua anak dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Bali, Surabaya, Banjarmasin, hingga Ende," kata Nani, penanggung jawab program sekaligus alumni MIS Fatimia.

Rumah Baca Mustika menerapkan sistem pendampingan yang mengedepankan transparansi dan kedekatan antara donatur dengan penerima manfaat. Setiap perkembangan anak dan laporan penggunaan dana disampaikan secara berkala melalui grup koordinasi.

Sementara itu menjelang tahun ajaran baru, komunitas bersama pihak sekolah mempertemukan Kakak Asuh, Adik Asuh, dan orang tua agar terbangun hubungan yang lebih erat. Selain membantu pembiayaan pendidikan, komunitas juga memberikan edukasi kepada orang tua agar tetap memiliki tanggung jawab terhadap pendidikan anak.

Bantuan dibatasi maksimal untuk dua anak dalam satu keluarga sebagai upaya mendorong orang tua tetap berperan aktif memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak lainnya serta menghindari ketergantungan terhadap bantuan. Melalui program ini, Rumah Baca Mustika berharap semakin banyak masyarakat terlibat dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Ende.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....