Tips Merawat Tanaman Doa di dalam Rumah agar Tidak Mudah Layu
- 27 Jul 2026 14:59 WIB
- Ende
RRI.CO.ID Ende - Tanaman doa atau prayer plant menjadi salah satu tanaman hias yang banyak digemari karena memiliki corak daun yang indah dan unik. Tanaman dari genus Maranta leuconeura ini juga dikenal memiliki kebiasaan melipat daunnya pada malam hari sehingga menyerupai tangan yang sedang berdoa. Agar tetap tumbuh subur, tanaman doa memerlukan perawatan yang tepat, terutama saat diletakkan di dalam rumah.
Salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan adalah pencahayaan. Tanaman doa tumbuh optimal pada cahaya terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung. Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan warna daun memudar, mengering, bahkan layu. Oleh karena itu, tanaman sebaiknya ditempatkan di dekat jendela yang mendapatkan cahaya tidak langsung.
Selain pencahayaan, kelembapan udara juga menjadi faktor penting. Tanaman doa berasal dari daerah tropis yang lembap sehingga membutuhkan kelembapan udara yang cukup. Untuk menjaga kelembapan, pemilik tanaman dapat menyemprotkan air ke daun secara berkala atau meletakkan pot di atas nampan berisi kerikil dan air tanpa merendam bagian akar.
Penyiraman perlu dilakukan secara teratur, namun tidak berlebihan. Media tanam sebaiknya tetap lembap, tetapi tidak tergenang air karena dapat menyebabkan akar membusuk. Penyiraman dapat dilakukan ketika permukaan media tanam mulai mengering.
Pemilihan media tanam juga berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Gunakan media yang gembur, kaya bahan organik, dan memiliki sistem drainase yang baik agar akar memperoleh cukup udara dan tidak mudah mengalami pembusukan.
Pemupukan secara berkala juga dianjurkan untuk menjaga kesuburan tanaman. Pupuk cair atau pupuk organik dapat diberikan setiap satu hingga dua bulan sekali sesuai petunjuk penggunaan agar pertumbuhan daun tetap optimal.
Selain itu, daun yang menguning atau kering sebaiknya segera dipangkas untuk merangsang pertumbuhan tunas baru sekaligus menjaga tampilan tanaman tetap rapi. Pemeriksaan rutin terhadap hama seperti kutu putih atau tungau juga perlu dilakukan agar tanaman terhindar dari kerusakan.
Dengan pencahayaan yang tepat, penyiraman yang teratur, kelembapan udara yang terjaga, serta perawatan rutin, tanaman doa dapat tumbuh subur dan tetap mempercantik ruangan. Selain memberikan nilai estetika, kehadiran tanaman hias di dalam rumah juga dapat menciptakan suasana yang lebih segar dan nyaman bagi penghuninya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....