Dokter Sarankan Pelari Rutin Minum di Setiap Pos Hidrasi

  • 22 Jul 2026 20:15 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Pelari disarankan memanfaatkan setiap pos hidrasi selama mengikuti perlombaan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko dehidrasi dan gangguan akibat paparan panas saat berlari.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Monika, mengatakan pelari sebaiknya tetap minum meski belum merasakan haus. Menurutnya, rasa haus sering muncul ketika tubuh telah kehilangan sebagian cairan.

"Setiap water station sebaiknya minum satu atau dua teguk. Jangan menunggu haus," ujarnya dalam podcast Iso-Late Show, Senin, 20 Juli 2026.

Monika menjelaskan pos hidrasi umumnya tersedia setiap sekitar 2,5 kilometer pada perlombaan lari jarak jauh. Kesempatan tersebut sebaiknya dimanfaatkan seluruh peserta agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi selama berlari.

Ia mengatakan masih banyak pelari yang melewati pos hidrasi karena merasa kondisi tubuhnya masih baik. Padahal, cairan tubuh terus berkurang melalui keringat meski belum muncul rasa haus.

Menurut Monika, kehilangan cairan yang berlangsung terus-menerus dapat meningkatkan suhu tubuh secara bertahap. Kondisi tersebut berisiko berkembang menjadi heat exhaustion apabila tidak segera diimbangi dengan asupan cairan yang cukup.

Ia menambahkan tingkat kelembapan udara yang tinggi di Indonesia membuat proses penguapan keringat berlangsung lebih lambat. Akibatnya, tubuh lebih sulit melepaskan panas sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat suhu tubuh yang berlebihan.

Monika mengimbau para pelari menjadikan minum sebagai bagian dari strategi selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga keselamatan sekaligus mempertahankan performa hingga mencapai garis finis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....