Sablon Manual Maumere Bertahan Lawan Cetak Digital
- 25 Mei 2026 12:07 WIB
- Ende
Poin Utama
- Di tengah maraknya teknologi cetak digital, pelaku sablon manual di Maumere tetap bertahan dengan mengandalkan kualitas dan karakter produk.
- Ketua Komunitas Seniman Tato Maumere, Dodi Parera mengatakan, sablon manual memiliki ciri khas yang sulit digantikan teknologi cetak instan.
- Kualitas kain dan desain bernuansa lokal menjadi faktor penting dalam menentukan harga jual produk.
- Dodi mengakui sablon manual menghadapi tantangan berupa keterbatasan produksi dan risiko kesalahan cetak.
RRI.CO.ID, Sikka – Di tengah maraknya teknologi cetak digital, pelaku sablon manual di Maumere tetap bertahan dengan mengandalkan kualitas dan karakter produk. Proses pengerjaan yang detail dinilai menjadi nilai tambah yang masih diminati konsumen.
Ketua Komunitas Seniman Tato Maumere, Dodi Parera mengatakan, sablon manual memiliki ciri khas yang sulit digantikan teknologi cetak instan. Menurutnya, kualitas hasil cetak dan sentuhan artistik menjadi alasan konsumen tetap memilih produk handmade.
Ia menjelaskan, proses produksi dilakukan bertahap mulai dari desain, proofing, hingga pencetakan akhir. Tahapan proofing dilakukan untuk memastikan hasil sablon sesuai sebelum diproduksi dalam jumlah besar.
“Proses manual memang lebih panjang, tetapi hasil akhirnya punya karakter yang berbeda,” katanya dalam program Komunitas Bicara RRI Ende, Sabtu, 24 Mei 2026.
Selain menjaga kualitas cetak, komunitas juga memperhatikan pemilihan bahan agar produk nyaman digunakan. Kualitas kain dan desain bernuansa lokal menjadi faktor penting dalam menentukan harga jual produk.
Dodi mengakui sablon manual menghadapi tantangan berupa keterbatasan produksi dan risiko kesalahan cetak. Untuk mengatasi hal itu, komunitas bekerja sama dengan beberapa pelaku sablon agar pesanan tetap dapat dipenuhi sesuai permintaan pasar.
Meski persaingan dengan cetak digital semakin ketat, komunitas optimistis sablon manual masih memiliki pasar tersendiri. Produk dengan jumlah terbatas dan proses handmade dinilai tetap diminati konsumen yang mencari nilai artistik dan eksklusivitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....