AI Berkembang, Fotografi Manual Tetap Bertahan
- 25 Apr 2026 01:03 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Dunia fotografi tidak sekadar mengambil gambar, tetapi membutuhkan teknik dan pemahaman yang matang.
Hal ini disampaikan owner Ulerenge FG Mario Lagu saat menjadi narasumber dalam program Pro 2 RRI Ende, Selasa, 21 April 2026.
Menurutnya, masih banyak orang menganggap fotografi sebagai aktivitas sederhana, padahal di balik hasil foto yang baik terdapat proses teknis yang kompleks.
“Fotografi itu tidak segampang jepret. Harus paham cahaya, komposisi, dan pengaturan kamera,” ujarnya.
Ia menjelaskan penguasaan kamera menjadi kunci utama, termasuk memahami pengaturan ISO, shutter speed, serta pencahayaan yang menentukan kualitas hasil foto.
Tanpa pemahaman tersebut, hasil gambar dinilai tidak akan maksimal dan sulit bersaing secara profesional.
Selain aspek teknis, Mario juga menyoroti tantangan dalam dunia fotografi, salah satunya risiko kehilangan data saat bekerja.
Menurutnya, menjaga kepercayaan klien menjadi tanggung jawab utama seorang fotografer profesional.
“Tanggung jawab terhadap hasil kerja sangat penting karena itu menyangkut kepercayaan,” katanya.
Di tengah perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), ia tetap optimistis fotografi manual memiliki nilai tersendiri.
Ia menilai kreativitas manusia tidak dapat sepenuhnya tergantikan oleh teknologi, karena setiap karya memiliki sentuhan artistik yang unik.
Melalui pemahaman teknik dan kreativitas, fotografi tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga profesi yang menjanjikan di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....