MPA Aranyacala Trisakti Lakukan Ekspedisi “Jelajah Laut Nusantara”

  • 12 Mei 2025 13:12 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Aranyacala Universitas Trisakti kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan ekspedisi bertajuk Jelajah Laut Nusantara. Melalui kegiatan dayung lintas provinsi dari Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju Nusa Tenggara Timur (NTT). Ekspedisi ini menjadi sorotan karena tidak hanya menantang secara fisik, tetapi juga sarat pesan pelestarian bahari.

Menurut perwakilan tim ekspedisi Aranyacala Fino, motivasi utama kegiatan ini adalah untuk membangun kesadaran masyarakat, terutama generasi muda akan pentingnya mencintai dan menjaga laut Indonesia. "Motivasi kita bangkitkan semangat anak muda untuk melaut khusunya dan juga masyarakat Indonesia pada umumnya. Untuk bisa berkegiatan di laut karena identitas kita sebagai bangsa bahari kita harus cinta laut dan kenal laut kita, jadi motivasi kita itu untuk membangkitkan semangat dan mengenalkan indonesia dengan cara kita," ujar Fino.

Untuk menghadapi perjalanan ini, tim melakukan persiapan fisik dan mental selama beberapa bulan. Latihan dayung, simulasi di laut terbuka, serta pembekalan psikologis menjadi bekal utama. "Persiapan mental adalah dasar utama dalam ekpedisi, dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi terkait jalur dan kondisi medan, sehingga pikiran dan mental bisa memprespektifkan kondisi yang akan dihadapi. Persiapan fisik sudah dilakukan 3 sampai 4 bulan lalu, latihan di darat seperti olaraga dan latihan di laut untuk penyesuaian arus, ombak, dan teknik," ujar Anto.

"Perlengkapan yang disiapkan meliputi, perahu kayak, dayung, pelampung, tenda, alat masak, pakaian ganti yang disimpan di bagasi kayak. Selain itu akan ada tim darat yang membawa peralatan ekstra yang mungkin tidak terlalu dibutuhkan di kayak," lanjut saleh.

Lewat ekspedisi ini, Aranyacala membawa pesan kuat kepada generasi muda: laut bukan sekadar ruang bermain, tetapi ruang hidup yang harus dijaga. Mereka ingin menginspirasi anak muda untuk lebih peduli terhadap kondisi laut melalui aksi nyata, mulai dari hal kecil seperti tidak membuang sampah di laut hingga terlibat dalam kegiatan konservasi.

Ekspedisi ini juga melibatkan kerja sama dengan pemandu lokal, aktivis lingkungan dan masyarakat lokal di sepanjang rute. “Kita selalu mengajak masyarakat di daerah sekitar untuk sama-sama terlibat dengan kegiatan kami," jelas Anto.

Terkait harapan ke depan, Aranyacala berharap laut Indonesia bisa terus lestari bagi generasi mendatang, "Mau menginspirasi anak muda untuk berani bermain di laut, sehingga mereka dengan sadar akan merasa bersalah ketika membuang sampah sembarangan. Satu orang terinspirasi dengan kegiatan ini maka akan mengajak yang lain untuk terlibat dalam pelestarian laut," jelas mereka.

Mengakhiri wawancara, mereka menyampaikan satu kalimat ajakan: “Ayo, jelajahi dan cintai laut kita, karena laut adalah identitas dan masa depan Indonesia.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....