Reaksi Perdana Film The Social Reckoning Menuai Pro-Kontra Kritikus

  • 07 Okt 2026 11:24 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Hollywood - Sekuel mandiri dari film fenomenal The Social Network, The Social Reckoning, resmi menguji tanggapan para kritikus film jelang penayangan resminya di bioskop. Dilansir dari ScreenRant, Selasa, 6 Oktober 2026, film yang disutradarai sekaligus ditulis oleh Aaron Sorkin ini memicu reaksi pro dan kontra yang cukup tajam dari para pengamat sinema.

"Film ini terasa seperti hadir lima tahun terlambat, walau temponya tetap cepat menyajikan fakta dan dialog khas Aaron Sorkin," kata kritikus film Matt Neglia usai menyaksikan pemutaran perdana.

Penilaian tersebut menyoroti alur cerita yang berfokus pada skandal kebocoran dokumen internal Facebook tahun 2021 lalu. Berbeda dari prekuelnya yang mengulas sejarah awal pembentukan platform Facebook, sekuel ini menghadirkan Jeremy Strong yang mengambil alih peran Mark Zuckerberg dari Jesse Eisenberg.

Jajaran pemeran pendukung seperti Jeremy Allen White, Mikey Madison, hingga Bill Burr turut memperkuat cerita dalam serial tersebut. Mereka terlibat dalam narasi konflik terkait kebocoran data raksasa teknologi.

"Akting Jeremy Strong sangat luar biasa sebagai Zuckerberg, mampu melampaui sekadar peniruan gaya dengan sangat mudah," ujar Tom Chatalbash saat memuji kualitas akting para pemeran.

Kehadiran para aktor papan atas ini dinilai memberi daya tarik emosional tersendiri di tengah narasi skandal teknologi yang kompleks. Meski demikian, absennya tangan dingin sutradara David Fincher dianggap menjadi celah kekurangan yang mengurangi magis visual dan ketajaman penyutradaraan sekuel ini.

Sebagian pengamat menilai eksekusi pengarahan Sorkin masih kalah memikat jika dibandingkan dengan kekuatan skenario tulisan tangannya sendiri. Terlepas dari polarisasi ulasan yang ada, isu manipulasi media sosial dan pembongkaran dokumen rahasia tetap relevan dalam memicu kemarahan penonton terhadap realitas digital saat ini.

Film ini berhasil menggambarkan bagaimana keputusan internal korporasi teknologi dapat berdampak besar pada dinamika sosial masyarakat global. Pencapaian sekuel ini diprediksi sulit mengulang kesuksesan finansial maupun dominasi penghargaan yang pernah diraih oleh film pertamanya pada tahun 2010 silam.

Namun, keberanian menyajikan kritik tajam terhadap fenomena media sosial modern menjadikan karya ini tetap penting untuk disaksikan. Para pecinta film drama biografi dan penikmat sinema politik kini menantikan penayangan perdana The Social Reckoning secara global pada 9 Oktober mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....