Bad Bunny Soroti Krisis Air di Penutup Tur Puerto Rico

  • 29 Agt 2026 14:08 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Puerto Rico – Bad Bunny menutup rangkaian Debí Tirar Más Fotos World Tour dengan dua konser di Estadio Hiram Bithorn, Puerto Rico, sekaligus membawa persoalan krisis air yang tengah dihadapi masyarakat setempat ke hadapan ribuan penonton.

Informasi ini dikutip dari The Hollywood Reporter, 26 Agustus 2026 pukul 14.05. Laporan tersebut menyebut, konser bertajuk “Cerramos en Casa” menjadi penutup tur Bad Bunny yang sarat dengan nuansa budaya Puerto Rico sekaligus menyoroti kondisi sosial di tanah kelahirannya.

Konser berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah musisi Puerto Rico, di antaranya Rauw Alejandro, Farruko, Victor Manuelle, Ñengo Flow, Arcángel, serta Jowell y Randy. Namun, perhatian Bad Bunny tidak hanya tertuju pada hiburan, melainkan juga kondisi masyarakat yang tengah menghadapi kekeringan parah.

Dalam salah satu momen pertunjukan, Benito Martínez Ocasio atau Bad Bunny berbicara kepada penonton mengenai krisis air yang melanda Puerto Rico. Kondisi tersebut mendorong pemberlakuan penjatahan air dan membuat sebagian warga San Juan harus mengandalkan truk tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pesan itu menjadi bagian penting dari penutup tur yang sejak awal menempatkan Puerto Rico sebagai identitas utama Bad Bunny. Panggung konser digunakan untuk mengingatkan bahwa di balik perayaan musik dan budaya, masyarakat pulau tersebut masih menghadapi persoalan mendasar yang berdampak langsung terhadap kehidupan mereka.

Keterlibatan komunitas lokal juga terlihat sebelum pertunjukan dimulai. Penggemar dapat berkumpul di Hennessy ClúB, ruang bernuansa casita yang menghadirkan permainan domino dan pertunjukan perkusi bomba, menjadikan konser sebagai ruang pertemuan budaya masyarakat Puerto Rico.

Selama dua malam, Bad Bunny membawakan sejumlah lagu langka dan menghadirkan kejutan berbeda, termasuk “Ser Bichote”, “RLNDT”, dan “120”. Pada malam kedua, Rauw Alejandro tampil membawakan “Party” dan “Qué Pasaría”, menutup perjalanan tur dengan perpaduan musik, identitas budaya, dan perhatian terhadap realitas sosial Puerto Rico.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....