Pojok Baca Koposawu Kembangkan Pemberdayaan Perempuan

  • 12 Agt 2026 12:22 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – TBM Pojok Baca Koposawu menyiapkan pengembangan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebagai bagian dari keberlanjutan komunitas. Program tersebut diarahkan untuk memanfaatkan potensi tanaman herbal sekaligus membuka peluang ekonomi bagi perempuan di lingkungan sekitar.

Founder TBM Pojok Baca Koposawu, Rizkiah Fauziah Arubone mengatakan pengembangan komunitas tidak hanya berfokus pada kegiatan anak-anak. Menurutnya, kondisi keluarga juga perlu diperhatikan karena lingkungan keluarga memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan dan pendidikan anak.

“Kita mau siapkan lahan untuk tanaman herbal yang ke depan bisa kita olah dan menjadi ruang tumbuh ekonomi untuk ibu-ibu,” ujar Rizkiah dalam program Komunitas Bicara RRI, Senin, 10 Agustus 2026.

Gagasan pemberdayaan perempuan tersebut juga berkaitan dengan upaya menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak. Rizkiah melihat perempuan memiliki peran penting dalam membangun suasana rumah yang dapat memberikan rasa aman dan dukungan bagi anak.

Program itu kemudian diarahkan menjadi bagian dari konsep “Keluarga Harapan” yang dikembangkan Pojok Baca Koposawu. Ia mengatakan gagasan tersebut telah mendapat respons positif dari pihak Dinas Sosial dan diharapkan dapat berkembang melalui dukungan berbagai pihak.

Selain pemberdayaan perempuan, perlindungan anak menjadi salah satu fokus yang ingin dikembangkan komunitas. Anak-anak tidak hanya diarahkan untuk membaca, tetapi juga dilatih mengenali lingkungan, berpikir kritis, menulis pengalaman, serta berani menyampaikan pendapat.

“Kita melihat potensi dari Ende ini sendiri lebih ke herbalnya, dan itu menjadi inisiasi kita untuk menyiapkan lahan,” katanya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membuka ruang baru bagi perempuan sekaligus memperkuat dukungan keluarga terhadap pendidikan anak.

Rizkiah menegaskan Pojok Baca Koposawu ingin tumbuh sebagai ruang bersama yang memberikan manfaat lebih luas bagi keluarga. Ia berharap kegiatan literasi, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dapat berjalan beriringan untuk membangun generasi Ende yang lebih percaya diri dan berprestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....