Rosie O'Donnell Ungkap Kenangan Duka Bersama Madonna di Pertunjukan
- 24 Jul 2026 17:11 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, New York – Komedian Rosie O’Donnell membagikan ikatan emosional mendalam yang terjalin dengan penyanyi legendaris Madonna sejak awal era sembilan puluhan. Persahabatan erat tersebut lahir dari kesamaan nasib kelam karena sama-sama kehilangan sosok ibu di usia sangat muda.
"Hal pertama yang saya katakan adalah, 'Ibu saya meninggal saat saya masih kecil dan saya juga dinamai menurut namanya,' dan rasanya kami menjadi saudara pada saat itu," ungkap O’Donnell. Dilansir dari Majalah People, Kamis, 23 Juli 2026, kisah personal tersebut menjadi inspirasi utama pertunjukan panggung tunggal terbarunya bertajuk 'Common Knowledge' di New York City.
Dalam pementasan di Daryl Roth Theater tersebut, O'Donnell mengeksplorasi duka mendalam atas kepergian ibunya saat dirinya baru berusia sepuluh tahun. Selain itu, ia merefleksikan perjalanannya membesarkan lima anak sebagai seorang ibu yang tumbuh tanpa pengasuhan orang tua.
"Saya harus katakan Madonna telah melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa dalam membesarkan anak-anak itu," tegas O’Donnell saat memuji pola pengasuhan ketat sahabatnya. Ia mengagumi bagaimana Madonna berhasil membimbing anak-anaknya hingga tumbuh menjadi seniman, penyanyi, dan pianis berprestasi.
Keinginan menuliskan kisah kehidupannya kembali membara saat O’Donnell memutuskan untuk pindah dan menetap sementara di Irlandia pada awal 2025. Di sana, interaksi dengan para wanita lanjut usia membuatnya membayangkan kehadiran sosok ibu jika masih hidup hingga saat ini.
Proses penulisan skrip pertunjukan ini memakan waktu hingga satu dekade karena besarnya beban emosional yang kerap membuatnya menangis saat tampil. Namun, pengalaman mengasah materi di beberapa klub lokal Dublin secara bertahap membantunya mengendalikan rasa duka mendalam tersebut.
Pertunjukan teater tersebut dibuka dengan momen emosional hari kematian sang ibu dan ditutup dengan kenangan terakhir kali melihat sosok tercintanya. Narasi panggung ini juga mengangkat dinamika mengasuh anak di tengah perjalanannya berdamai dengan kenyataan pahit masa lalu.
Melalui karya panggung yang intim ini, O’Donnell berharap dapat memberikan ruang empati bagi siapa saja yang berjuang menghadapi trauma kehilangan. Pementasan karya tunggal tersebut resmi menyapa publik seni pertunjukan di New York sejak Selasa, 22 Juli 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....