Film Backrooms Angkat Horor Internet ke Bioskop
- 29 Mei 2026 19:32 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Film horor fiksi ilmiah Backrooms mendapat respons positif sejak pemutaran perdananya di Los Angeles pada Kamis, 7 Mei 2026. Film produksi A24 itu dinilai berhasil membawa fenomena horor internet ke industri film arus utama melalui pendekatan visual yang mencekam dan tekanan psikologis yang kuat.
Disutradarai Kane Parsons dalam debut film panjangnya, Backrooms diadaptasi dari serial web populer yang terinspirasi creepypasta internet dengan judul serupa. Film ini mengikuti kisah seorang terapis yang memasuki dimensi misterius di luar realitas setelah salah satu pasiennya menghilang tanpa jejak.
Kehadiran film tersebut dinilai menjadi angin segar di tengah industri horor modern yang belakangan dianggap terlalu bergantung pada jumpscare. Backrooms justru membangun rasa takut melalui ruang kosong, lorong monoton, isolasi, dan kecemasan psikologis yang dekat dengan pengalaman generasi digital saat ini.
Kritikus memuji keberhasilan Kane Parsons mempertahankan atmosfer menyeramkan dari versi web aslinya. Penggunaan pencahayaan redup, suara ambient, serta desain ruang tanpa ujung disebut mampu menciptakan rasa terjebak yang intens bagi penonton sepanjang film berlangsung.
Penampilan Chiwetel Ejiofor sebagai Clark dan Renate Reinsve sebagai Dr. Mary Kline juga mendapat perhatian khusus. Keduanya dinilai berhasil menghadirkan konflik emosional yang membuat cerita tidak sekadar menampilkan horor supranatural, tetapi juga trauma psikologis dan rasa bersalah manusia.
Fenomena Backrooms memperlihatkan bagaimana budaya internet kini memiliki pengaruh besar terhadap industri hiburan global. Cerita yang awalnya berkembang di forum daring dan media sosial kini mampu diangkat menjadi film bioskop berskala internasional dengan distribusi luas.
Dikutip dari A24 Official pada 13 Mei 2026, film ini dijadwalkan tayang di Amerika Serikat pada Jumat, 29 Mei 2026. Respons awal yang positif membuat Backrooms diprediksi menjadi salah satu film horor paling banyak diperbincangkan tahun ini, terutama di kalangan penonton muda dan komunitas penggemar horor digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....