Strategi Branding Kampus lewat Komunitas Berbasis Budaya Lokal
- 01 Mei 2026 13:58 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Strategi branding kampus STKIP Citra Bakti diperkuat melalui kegiatan komunitas berbasis budaya lokal seperti Loka Tua Mata Api. Program ini menjadi sarana promosi yang menonjolkan keunikan dan identitas kampus.
Dalam siaran Komunitas Bicara RRI, pihak kampus menjelaskan pentingnya integrasi budaya dalam strategi promosi. Branding tidak hanya dilakukan melalui media, tetapi juga melalui aktivitas nyata mahasiswa.
Bagian promosi kampus, Prisko Yanarius, menyampaikan bahwa pendekatan ini efektif menarik perhatian publik. “Kami ingin menunjukkan bahwa kuliah di sini tidak hanya belajar teori, tetapi juga budaya dan praktik langsung,” ujarnya saat diwawancarai RRI dalam siaran Komunitas Bicara, beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan bahwa publikasi dilakukan melalui berbagai platform media sosial dan media massa. Kegiatan mahasiswa menjadi konten utama dalam membangun citra positif kampus.
Selain itu, kolaborasi dengan pihak eksternal seperti praktisi seni dan media turut memperluas jangkauan promosi. Hal ini membuat kegiatan kampus lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Program Loka Tua Mata Api menjadi salah satu kekuatan utama dalam strategi branding tersebut. Nilai kebersamaan dan kearifan lokal menjadi daya tarik yang membedakan dengan kampus lain.
Dengan strategi ini, STKIP Citra Bakti berharap dapat meningkatkan minat calon mahasiswa. Branding berbasis budaya dinilai menjadi pendekatan yang relevan di era saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....