Donald Trump Desak ABC Pecat Jimmy Kimmel buntut Guyonan Kontroversial
- 28 Apr 2026 07:04 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Washington – Donald Trump Desak ABC Pecat Jimmy Kimmel Buntut Guyonan Kontroversial yang dinilai telah melampaui batas etika penyiaran dan memicu sentimen kekerasan. Mantan Presiden Amerika Serikat tersebut meluapkan amarahnya melalui platform Truth Social setelah Kimmel menampilkan video parodi yang melibatkan Melania dan Barron Trump.
"Kimmel menunjukkan video palsu seolah-olah Melania dan putra kami, Barron, duduk di studionya, padahal hal itu tidak pernah terjadi," tulis Trump dengan nada geram. Dilansir dari Variety, Senin, 27 April 2026, kemarahan ini memuncak karena Kimmel menyebut Melania memiliki aura seperti seorang "janda yang sedang menanti".
Pernyataan satir tersebut dianggap sebagai provokasi berbahaya, terutama setelah terjadinya insiden keamanan serius pada acara jamuan makan malam koresponden Gedung Putih. Trump mengaitkan narasi "janda" tersebut dengan upaya penyerangan oleh seorang pria bersenjata yang mencoba menyusup ke lokasi acara beberapa hari kemudian.
Melania Trump turut memberikan kecaman keras melalui akun X miliknya dengan menyebut perilaku pembawa acara tersebut sangat mengerikan dan tidak beradab. Ia menegaskan bahwa retorika penuh kebencian yang disampaikan Kimmel bukan lagi sebuah komedi, melainkan upaya sistematis untuk memecah belah bangsa.
Mantan Ibu Negara itu juga mendesak jaringan televisi ABC dan Disney untuk segera mengambil tindakan tegas dan berhenti melindungi sang komedian. Menurutnya, perusahaan media sebesar ABC tidak seharusnya membiarkan perilaku korosif tersebut masuk ke dalam rumah-rumah penduduk setiap malam.
Kimmel sendiri sebelumnya pernah dijatuhi sanksi skorsing selama satu pekan pada September tahun lalu akibat komentar kontroversial terkait kasus pembunuhan Charlie Kirk. Rekam jejak tersebut membuat kubu Trump merasa bahwa pemecatan permanen adalah satu-satunya solusi yang pantas untuk memberikan efek jera.
Hingga saat ini, pihak manajemen ABC dan perwakilan Jimmy Kimmel belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan keras dari keluarga mantan orang nomor satu di AS itu. Ketegangan antara figur politik dan tokoh media ini semakin memperuncing polarisasi di industri hiburan dan politik Amerika Serikat menjelang periode krusial.
Insiden penembakan yang sempat mengganggu jalannya makan malam koresponden tersebut kini menjadi amunisi bagi pendukung MAGA untuk menekan pihak jejaring televisi. Mereka menuntut tanggung jawab moral dari Disney atas narasi-narasi tajam yang dianggap bisa memicu tindakan kriminal nyata bagi figur publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....