Buku Terbaik Abad Ini: Cloud Atlas Raih Penghargaan Tertinggi Versi Goodreads

  • 09 Apr 2026 10:34 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta - Komunitas pembaca global baru saja menetapkan novel Cloud Atlas karya David Mitchell sebagai buku terbaik abad ini melalui pemungutan suara di platform Goodreads. Dilansir dari Variety, karya yang pertama kali terbit pada tahun 2004 tersebut berhasil mengungguli jutaan judul lain berkat narasi fiksi ilmiahnya yang dianggap hampir sempurna.

Diberitakan ScreenRant, Selasa, 7 April 2026, keunggulan utama novel ini terletak pada struktur narasi cermin yang sangat ambisius dan unik bagi dunia literasi modern. Mitchell merajut enam kisah berbeda yang saling berkaitan, mulai dari petualangan di Samudra Pasifik tahun 1800-an hingga masa depan pasca-apokaliptik di Hawaii.

Pola penceritaan yang digunakan dalam buku ini bergerak maju secara kronologis lalu berbalik arah untuk menyelesaikan setiap fragmen cerita di akhir buku. Kekuatan ini membuat pembaca merasakan sensasi melintasi waktu melalui media buku harian, surat, hingga legenda kuno yang menghubungkan setiap karakter lintas generasi.

Penghargaan ini dianggap sangat prestisius karena Goodreads merupakan rumah bagi jutaan pecinta buku yang secara aktif memberikan ulasan jujur setiap harinya. Keberhasilan Cloud Atlas membuktikan bahwa pembaca masa kini sangat menghargai eksperimen genre yang memadukan sejarah, misteri, hingga distopia kapitalisme masa depan.

Popularitas mahakarya ini sebelumnya juga telah meluas hingga ke layar lebar melalui adaptasi film ambisius pada tahun 2012 silam. Film tersebut disutradarai oleh Wachowski bersaudara bersama Tom Tykwer dengan jajaran aktor papan atas seperti Tom Hanks dan Halle Berry.

Meski versi filmnya mendapatkan tempat tersendiri, para kritikus tetap sepakat bahwa kedalaman makna dalam lembaran naskah Mitchell sulit untuk ditandingi. Eksplorasi tema universal mengenai siklus sejarah dan koneksi antarmanusia menjadi jiwa yang membuat buku ini terus relevan bagi pembaca baru.

Bagi mereka yang belum sempat menyelami kisah ini, momentum penghargaan dari Goodreads menjadi ajakan kuat untuk segera mengunjungi perpustakaan atau toko buku. Narasi yang ditawarkan dijamin akan menetap lama dalam ingatan pembaca sebagai salah satu pencapaian sastra paling fenomenal di abad ke-21.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan posisi David Mitchell sebagai salah satu penulis paling visioner yang mampu melampaui batas-batas konvensional dalam bercerita. Cloud Atlas bukan sekadar bacaan fiksi, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang dampak kemanusiaan yang abadi melintasi ruang dan waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....