PSTM Angkat Identitas Budaya Lewat Tato

  • 11 Feb 2026 15:17 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Maumere - Persaudaraan Seniman Tattoo Maumere (PSTM) menjadi wadah ekspresi dan penguatan identitas budaya bagi seniman serta pencinta tato di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, sekaligus mendorong penerimaan publik terhadap seni rajah tubuh. Hal ini disampaikan dalam program Komunitas Bicara Pro 1 RRI Ende, Selasa 10 Februari 2026. 

Komunitas ini menghimpun sekitar 20 seniman tato dan sejumlah pencinta tato dari beragam latar belakang profesi. Ketua PSTM, Doddy, menyebut komunitas tersebut terbentuk dari pertemuan sejumlah seniman yang kemudian sepakat membangun ruang bersama untuk berkarya dan berbagi pengalaman.

Menurutnya, PSTM tidak membatasi keanggotaan hanya bagi mereka yang bertato. “Komunitas ini bukan hanya untuk seniman tato, tetapi juga untuk siapa saja yang mencintai seni tato,” ujarnya.

Dalam praktiknya, PSTM mengangkat unsur budaya lokal Sikka ke dalam desain tato. Motif kain tenun, busana adat, hingga simbol-simbol budaya Flores kerap menjadi inspirasi karya. Sejumlah klien dari luar daerah bahkan meminta desain bermuatan budaya lokal sebagai bentuk apresiasi terhadap identitas daerah.

Selain sebagai ekspresi seni, tato juga dipandang anggota komunitas sebagai media merekam perjalanan hidup, termasuk mengenang keluarga atau peristiwa penting. Hal itu, menurut Dodi, menjadi alasan meningkatnya minat generasi muda terhadap tato sebagai bagian dari identitas diri.

PSTM juga berupaya mengurangi stigma negatif terhadap tato melalui pendekatan edukatif dan kolaborasi lintas komunitas. Ke depan, komunitas ini diarahkan untuk terus memperkuat unsur budaya lokal dalam karya sekaligus membuka ruang dialog agar seni tato dapat diterima sebagai bagian dari ekspresi kreatif masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....