Gugatan Pencemaran Nama Baik Drake Masuki Babak Baru
- 24 Jan 2026 07:00 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Amerika - Musisi ternama Drake resmi mengajukan banding setelah gugatan pencemaran nama baik terhadap Universal Music Group (UMG) ditolak hakim. Langkah hukum ini diambil menyusul perseteruan panas terkait lagu "Not Like Us" milik Kendrick Lamar yang dianggap menyudutkan posisinya.
Dalam dokumen pengadilan yang diajukan Rabu, 21 Januari 2026, pengacara Drake menilai keputusan hakim sebelumnya sangat berbahaya bagi industri musik. Mereka berpendapat bahwa penolakan tersebut seolah melegalkan lirik rap untuk bebas melakukan fitnah tanpa konsekuensi hukum.
Hakim federal di New York sebelumnya menggugurkan gugatan tersebut pada Oktober 2025 dengan alasan konteks perseteruan seni. Dilansir dari laman hiburan People, Jumat, 23 Januari 2026, hakim menilai kata-kata tajam dalam lagu Lamar hanyalah bagian dari retorika perang kata-kata yang lazim.
Lagu Not Like Us yang dirilis Mei 2024 memang memicu kontroversi besar karena melabeli Drake dengan sebutan pedofil. Pihak Drake menegaskan bahwa jutaan pendengar di seluruh dunia menangkap lirik tersebut sebagai informasi faktual yang merusak reputasi.
Kuasa hukum Drake, Michael J. Gottlieb, menyatakan tuduhan tersebut sangat merusak keamanan kliennya dan memicu kebencian publik. Ia mengkritik aturan kategori luas yang dibuat pengadilan karena menganggap lirik lagu diss track tidak pernah bisa dianggap fakta.
Di sisi lain, UMG menyebut tuduhan Drake tidak logis dan menganggap sang musisi hanya berusaha membalas kekalahan dalam adu rap. Label musik tersebut berargumen bahwa lirik Lamar hanyalah opini non-aksi dan hiperbola retoris, bukan sebuah pernyataan kenyataan.
Hakim Jeannette Vargas dalam putusannya sempat menyindir balik Drake yang juga menggunakan taktik serupa dalam lagu Family Matters. Drake dituding melakukan hal yang sama dengan menyebut Lamar sebagai pelaku kekerasan domestik dalam lirik lagu ciptaannya sendiri.
Kini pihak UMG memiliki waktu hingga 27 Maret 2026 untuk memberikan tanggapan resmi atas memori banding yang diajukan Drake. Publik kini menanti apakah pengadilan tinggi akan mengubah preseden hukum mengenai batasan lirik dalam musik hip-hop.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....