Jackie Chan Ungkap Perjuangan Panjang di Balik Layar

  • 11 Agt 2025 14:01 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Aktor laga legendaris Jackie Chan mengungkap perjalanan panjang kariernya saat menerima penghargaan Pardo alla Carriera di Festival Film Locarno, Swiss. Dalam sesi masterclass, Chan berbagi kisah awal kariernya, termasuk kenangan bekerja bersama Bruce Lee dan perjuangannya menembus pasar film Amerika.

Dilansir dari laman variety, senin (11/8/2025), Jackie Chan mengenang perannya sebagai figuran dalam film ikonik Enter the Dragon, di mana Bruce Lee secara tidak sengaja memukulnya dengan tongkat saat syuting. Meski merasa takut, ia tetap menyelesaikan adegan demi profesionalisme.

“Saya bukan Superman. Saya juga takut,” ujarnya. Pria kelahiran Hong Kong itu mengaku masa kecilnya diwarnai kenakalan sehingga ayahnya mengirim ke sekolah bela diri.

Dari sanalah ia menapaki jalan sebagai stuntman, termasuk di film Fist of Fury, sebelum akhirnya beralih menjadi aktor. “Saya suka film, apalagi bisa punya kotak makan siang sendiri,” ujarnya bercanda.

Kesuksesan di Asia sempat membuat Chan percaya diri menembus Hollywood. Namun, di Amerika ia justru tak dikenal. Produser hanya menginginkannya berakting seperti Clint Eastwood.

Ia pun kembali ke Hong Kong dan membuktikan kemampuannya lewat Police Story, sebelum akhirnya sukses besar melalui Rush Hour yang mengubah pandangan dunia terhadap dirinya. Menurut Chan, naskah adalah kunci film berkualitas, sedangkan adegan laga hanya pelengkap.

Ia mengkritik film yang mengabaikan logika aksi demi efek visual berlebihan. “Penonton tidak peduli hujan atau anggaran dipotong, mereka hanya mau film bagus,” katanya tegas.

Chan juga menekankan pentingnya menjadi aktor serba bisa, tidak hanya bintang laga. Ia bahkan tak segan bernyanyi di hadapan penonton.

“Karier bintang laga singkat, saya ingin jadi Robert De Niro Asia,” katanya. Direktur artistik Locarno, Giona A. Nazzaro, memuji Chan sebagai tokoh yang merevolusi film laga dunia.

“Ada masa sebelum Jackie Chan dan sesudahnya,” ujarnya. Meski kini berusia 71 tahun, Chan memastikan dirinya masih sanggup bertarung di layar lebar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....