Truk Ambulans Polisi Jadi Penyelamat Enam Ibu Hamil di Manggarai

  • 05 Sep 2026 21:48 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Hari itu, Rabu 2 September 2026, suara sirene dan deru mesin truk ambulans Polres Manggarai perlahan meninggalkan halaman RSUD Ben Mboi Ruteng. Kendaraan darurat tersebut membawa tujuh pasien menuju Rumah Sakit Lapangan Bandara Frans Sales Lega untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Di dalam kabin dan ruang belakang kendaraan, enam ibu hamil berbaring bersandarkan harapan. Sedangkan, seorang pasien kritis lainnya juga terbaring lemah dengan selang oksigen di hidungnya, menjadi utas kehidupan yang terus dijaga ketat personel Dokkes Polres Manggarai.

Dalam situasi darurat seperti ini, keterbatasan armada transportasi medis menjadi tembok penghalang yang nyata. Namun, keterbatasan itu tak menyurutkan langkah personel Dokkes Polres Manggarai. Truk taktis kepolisian pun disulap menjadi kendaraan penyelamat.

Dalam perjalanan, personel Dokkes bersama tim medis terus sigap mendampingi. Setiap detak nadi diperhatikan; kondisi tabung oksigen dipastikan tak boleh surut melayani paru-paru pasien.

Bagi enam ibu hamil di dalam kendaraan tersebut, perjalanan ini bukan sekadar perpindahan dari satu tenda ke tenda lainnya atau dari satu posko darurat ke posko berikutnya. Perjalanan itu menjadi bagian penting untuk memastikan mereka mendapatkan penanganan medis yang aman dan tepat di tengah situasi pascagempa.

Roda truk pun akhirnya berhenti di halaman Rumah Sakit Bandara Frans Sales Lega. Ketegangan yang membeku perlahan mencair saat tim dokter dan bidan yang telah siaga menyambut kedatangan mereka. Satu per satu pasien dipindahkan dengan cermat menuju ruang perawatan utama.

Aksi tanggap cepat ini membuktikan bahwa di tengah bencana, peran kepolisian selalu hadir melampaui sekat-sekat pengamanan. Kehadiran mereka di jalanan adalah wujud nyata kepedulian yang mengedepankan nilai kemanusiaan di atas segalanya.

Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, menyampaikan bahwa seluruh sumber daya kepolisian akan terus dikerahkan untuk membantu masyarakat dalam kondisi krisis.

“Polres Manggarai berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan, perlindungan, dan pertolongan secara cepat, terutama dalam situasi darurat. Keselamatan dan kemanusiaan adalah prioritas utama kami,” ungkap Kapolres.

Gempa bumi mungkin sanggup meruntuhkan struktur beton dalam hitungan detik. Namun di tengah ketidakpastian itu, deru mesin truk ambulans Polres Manggarai itu. membawa pesan yang lebih kuat: ada kepedulian yang terus bergerak, ada harapan yang dijemput, dan ada tangan-tangan sigap aparat yang memastikan bahwa kehidupan harus tetap diselamatkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....