Pesona Atraksi Budaya Jatim yang Memikat Hati Warga di Gendang Rai

  • 23 Jun 2026 09:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai — Suasana di Lapangan Sepak Bola Rai, Kecamatan Ruteng, pada Minggu siang, 21 Juni 2026, mendadak berubah menjadi jauh lebih hidup. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak berbondong-bondong memadati area lapangan.

Wajah mereka semringah, memancarkan senyum polos khas masyarakat Manggarai yang dikenal tulus dan terbuka kepada siapa saja. Mereka hadir siang itu bukan sekadar menjadi penonton pasif.

Di tangan mereka, gawai-gawai tergenggam erat dan terangkat tinggi, mengubah lapangan menjadi lautan layar kaca kecil. Semua lensa seolah membidik objek yang sama: merekam dan mengabadikan setiap jengkal momentum berharga agar tak lekas menguap.

Senyum polos anak-anak yang rela mengantre, sapaan hangat para orang tua, seolah seketika meruntuhkan jarak antara perantau dan warga setempat. Jauh melampaui sekat-sekat budaya, asal-usul, maupun identitas daerah, ada sesuatu yang tumbuh dan berakar kuat di lapangan Rai hari itu.

Tak ada lagi sekat. Tak ada lagi rasa asing. Yang tumbuh justru sesuatu yang jauh lebih sakral dan bernilai besar, lahirnya sebuah ikatan keluarga baru.

Kedatangan Paguyuban Arema dan Arek Jawa Timur ke Gendang Rai sejatinya bukan sekadar untuk menjalankan misi sosial biasa, atau sekadar menggelar ritual sedekah bumi dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah. Bagi Paguyuban Arema dan Arek Jatim, aksi sosial di Gendang Rai ini bukan sekadar urusan membagikan bantuan fisik lalu pulang. Ini adalah bentuk penegasan slogan "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung."

Atraksi budaya dengan beragam jenis tarian mulai dari seni bela diri Pencak Silat, Bantengan, Kuda Lumping yang disuguhkan benar-benar menyedot perhatian dan memacu adrenalin penonton yang hadir. Magnet pertunjukan ini mampu memikat seluruh lapisan masyarakat.

Bahkan, Camat Ruteng sendiri tampak tak beranjak dari lokasi hingga acara usai, duduk bersama para tokoh adat serta mama-mama tua yang menyaksikan setiap jengkal gerakan tari dengan serius.

Antusias yang tinggi dari masyarakat bahkan sempat membuat panitia kewalahan. Berulang kali melalui pengeras suara, panitia harus mengimbau penonton agar mundur sedikit menjauh dari lokasi pementasan tari-tarian, guna memberikan ruang gerak yang lebih leluasa bagi para penari yang sedang tampil.

Namun, imbauan tersebut sama sekali tidak mengurangi semaraknya suasana pertunjukan. Di tengah riuhnya hentakan musik dan gerakan tari, sejumlah warga tanpa sadar terus melontarkan pujian spontan, “Seru sekali, ini luar biasa!”

Beny, salah seorang warga setempat, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat berbincang dengan RRI. Ia mengaku sangat tersentuh dan bahagia dengan kehadiran paguyuban ini, karena kedatangan mereka benar-benar memberikan berkah nyata, sukacita, dan pesan kedamaian yang mendalam bagi seluruh masyarakat di Gendang Rai.

"Kami sangat bangga dan senang sekali," tutur Beny

Meski atraksi perjumpaan budaya ini perdana digelar di Gendang Rai, namun riak kegembiraan yang ditinggalkan tertanam sangat dalam di sanubari warga. Momentum ini menjadi bukti bahwa perbedaan kultur bukanlah jurang pemisah, melainkan kekayaan yang justru saling menguatkan ketika dipertemukan dengan ketulusan.

Camat Ruteng, Sebas Jandu, menegaskan bahwa dari mana pun asal kita, ketika berada di lingkungan yang berbeda, cara berpikir yang dikedepankan haruslah tetap sebuah kesatuan "Dari mana pun kita berada tetapi ketika kita berada di lingkungan yang berbeda tetap berpikir sebuah kesatuan," ungkapnya.

Atraksi budaya tersebut benar-benar meninggalkan kesan mendalam yang tak mudah dilupakan oleh warga Gendang Rai yang hadir. Mereka pulang membawa senyum gembira, wajah yang puas serta ingatan manis tentang indahnya seni dari Paguyuban Arema dan Arek Jatim.

Lebih dari sekadar tontonan, atraksi tesebut meninggalkan warisan yang jauh lebih bernilai, tumbuhnya rasa persaudaraan yang perlahan mengikat dalam satu ikatan keluarga yang utuh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....