Debat Regina Pacis Bentuk Siswa Berpikir Kritis

  • 19 Mei 2026 08:00 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende– Ekstrakurikuler debat di SMAK Regina Pacis Bajawa tidak hanya menjadi ruang meraih prestasi, tetapi juga membentuk pola pikir kritis, keberanian berbicara, dan karakter siswa untuk menghadapi tantangan akademik maupun sosial. Konsistensi latihan yang dijalani para siswa dinilai mampu meningkatkan kemampuan analisis hingga daya saing generasi muda daerah.

Tim debat SMAK Regina Pacis Bajawa kembali menjadi perhatian setelah para anggotanya aktif mempersiapkan diri menghadapi lomba debat tingkat provinsi. Latihan dilakukan rutin dari pagi hingga sore dengan pembahasan berbagai mosi nasional maupun internasional agar siswa terbiasa berpikir logis dan berbasis fakta.

Salah satu anggota tim debat, Ariela, mengatakan debat membantunya mengembangkan kemampuan public speaking sekaligus keberanian menyampaikan gagasan di depan umum. Menurutnya, debat tidak hanya mengejar kemenangan lomba, tetapi juga melatih siswa memahami persoalan secara kritis dan terstruktur.

Hal serupa disampaikan Reina yang menilai latihan debat membangun komunikasi dan kerja sama antarsiswa. Ia mengaku pembiasaan diskusi dan argumentasi membuat anggota tim lebih percaya diri saat presentasi maupun kerja kelompok di kelas.

Sementara itu, Mauren mengungkapkan tantangan terbesar dalam debat adalah mempertahankan argumen tanpa kontradiksi, terutama saat menghadapi mosi yang dianggap berat sebelah. Namun, proses latihan intensif membuat siswa lebih siap menghadapi tekanan lomba sekaligus mampu membedakan opini dan fakta dalam sebuah pembahasan.

Guru pendamping debat SMAK Regina Pacis Bajawa, Boy, menegaskan debat bukan sekadar persiapan kompetisi, tetapi bagian dari pembentukan karakter siswa. Ia menilai debat melatih etika, tanggung jawab, disiplin, dan budaya membaca yang kuat karena siswa dituntut memahami berbagai isu sebelum menyampaikan argumen.

“Melalui debat, siswa belajar berpikir kritis sekaligus membangun karakter yang baik. Banyak alumni debat yang kini berhasil di perguruan tinggi maupun bidang lain,” ujarnya dalam program CLBK RRI Ende, Senin, 18 Mei 2026.

Saat ini, ekstrakurikuler debat SMAK Regina Pacis Bajawa diikuti puluhan siswa. Sekolah berharap budaya debat terus berkembang sebagai wadah melahirkan generasi muda yang kritis, percaya diri, dan mampu bersaing hingga tingkat nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....