Mahasiswi Unipa Biayai Kuliah dari Bisnis Buket

  • 13 Mei 2026 14:49 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kreativitas menjadi jalan bagi Wilfrida Novratilova A. D. Endini untuk bertahan sekaligus berkembang di tengah tuntutan biaya kuliah. Mahasiswi Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere itu sukses membangun usaha buket yang kini memberinya penghasilan jutaan rupiah setiap musim wisuda.

Novra, sapaan akrabnya, mengaku mulai menekuni usaha tersebut sejak lulus SMA pada 2021. Dari usaha kecil yang dirintis di rumah, ia kini mampu membiayai kebutuhan kuliah secara mandiri dengan dukungan terbatas dari orangtua.

“Saya jualan ini untuk membiayai uang kuliah sendiri. Dibantu sedikit oleh orangtua,” ujar Novra saat ditemui di Kampus Unipa Maumere, Sabtu 9 Mei 2026.

Bersama rekannya, Meltin Bude (21), Novra memproduksi beragam jenis buket mulai dari bunga, boneka wisuda hingga buket uang. Produk paling diminati pelanggan adalah buket boneka wisuda karena dianggap dapat menjadi kenang-kenangan bagi para lulusan.

Mayoritas pelanggan mereka berasal dari kalangan mahasiswa di Maumere. Promosi dilakukan secara aktif melalui media sosial seperti Facebook, WhatsApp, TikTok, dan Instagram untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Momentum wisuda menjadi waktu paling sibuk bagi Novra dan rekannya. Dalam sehari, mereka bisa memperoleh omzet antara Rp1 juta hingga Rp2 juta tergantung jumlah buket yang berhasil terjual di lokasi wisuda.

Harga buket yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp35 ribu untuk buket bunga hingga ratusan ribu rupiah untuk buket uang. Sementara bahan baku sebagian besar didatangkan secara daring dari Surabaya dan dirangkai sendiri di rumah produksinya.

Meski demikian, usaha tersebut tidak lepas dari tantangan. Novra mengaku kerap menghadapi keterlambatan pengiriman bahan baku ekspedisi serta permintaan pelanggan yang berubah setelah pesanan selesai dibuat.

Di tengah kesibukan kuliah, Novra tetap berusaha menjaga keseimbangan antara pendidikan dan bisnis yang dijalankannya. Ia menilai dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya mampu bertahan hingga saat ini.

“Orangtua sangat mendukung usaha saya dengan memberikan modal awal. Saya juga mampu membagi waktu antar kuliah dan membuat buket,” katanya. Ia pun mengajak generasi muda untuk tidak malu memulai usaha dari kemampuan yang dimiliki.

Rektor Universitas Nusa Nipa Maumere, Jonas K.G.D Gobang, menegaskan kampus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga kewirausahaan. Menurutnya, kemampuan menciptakan peluang usaha menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan era digital dan persaingan global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....