Dari Sampah Jadi Cuan Cara Kreatif Komunitas Gaet Anak Muda

  • 25 Mar 2026 09:15 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende– Menghadapi tantangan minimnya minat generasi muda terhadap organisasi, diperlukan pendekatan kreatif agar komunitas tetap diminati. Hal ini diungkapkan Bima Nurcahya, S.P selaku ketua Karang Taruna Kecamatan Delitu Sumatera Utara dalam program CLBK Pro 2 RRI Ende, Senin 9 Maret 2026.

Bima menjelaskan, mengajak anak muda tidak cukup hanya dengan ajakan formal, tetapi perlu menunjukkan kegiatan nyata yang menarik dan bermanfaat. Salah satunya melalui program pengolahan sampah menjadi sumber ekonomi.

Ia menceritakan, komunitas yang dipimpinnya mengembangkan pengolahan sampah organik menjadi maggot, yang kemudian dimanfaatkan sebagai pakan ternak ayam dan ikan. Dari proses tersebut, dihasilkan nilai ekonomi yang bisa dirasakan langsung oleh anggota.

“Kalau kegiatannya kelihatan seru dan ada hasilnya, anak muda pasti tertarik ikut,” katanya.

Menurutnya, pendekatan berbasis aksi nyata lebih efektif dibanding sekadar sosialisasi atau ajakan. Anak muda cenderung tertarik ketika melihat langsung manfaat dan keseruan dalam sebuah komunitas.

Selain itu, suasana komunitas yang nyaman juga menjadi faktor penting. Dengan konsep kekeluargaan tanpa sekat senioritas, anggota merasa lebih bebas berekspresi dan percaya diri dalam berkontribusi.

Untuk mengatasi kejenuhan, komunitas juga rutin mengadakan kegiatan santai seperti outbond atau aktivitas sosial di luar ruangan. Hal ini dinilai mampu menjaga semangat dan kekompakan anggota.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Bima berharap komunitas dapat menjadi wadah positif bagi anak muda lebih berkembang dan berkontribusi. Ia juga menilai langkah kecil yang konsisten mampu membawa dampak besar bagi masyarakat luas dan lingkungan sekitar secara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....