Ramadan dan Dapur Bude Sri: Perjuangan, Harapan, dan Berkah

  • 02 Mar 2026 14:30 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Aroma santan dan rempah tercium sejak siang dari lapak nasi sederhana di Pasar Mbongawani, Kabupaten Ende. Di balik kepulan asap masakan, seorang ibu paruh baya, Sri Wahyuningsih, atau akrab disapa Bude Sri, sibuk menyiapkan lauk untuk menu berbuka puasa.

Setiap hari, tangan Bude Sri cekatan menuangkan sayur nangka dan rawon, sementara beberapa karyawan membantunya melayani pembeli. Sudah lebih dari dua dekade ia menggantungkan hidup dari berjualan nasi campur dan lauk sederhana.

Perjalanan ini dimulai setelah ia merantau dari Jember ke Ende pada awal 2000-an. Awalnya, ia hanya menjual gado-gado dan bakso, Namun, kerja keras dan ketekunannya membuahkan hasil di mana lapaknya kini menyediakan berbagai menu berbuka dan sahur yang diminati masyarakat.

“Kalau tidak puasa saya jual nasi kuning, nasi putih, dan nasi campur dengan lauk-lauk, Tapi kalau bulan puasa, menunya jauh lebih banyak,” kata Bude Sri sambil tersenyum.

Bagi Bude Sri, Ramadan membawa kesibukan yang berbeda dibanding hari biasa. Dapur mulai beraktivitas sejak pukul setengah sembilan pagi hingga sore dengan menu lengkap seperti ayam bakar, ikan bakar, ayam suwir, dan kare ayam.

Perjuangan Bude Sri lebih dari sekadar memasak dan berjualan. Ia sebatang kara, membesarkan tiga anak setelah ditinggal sang suami, dan mampu membiayai pendidikan mereka hingga selesai kuliah. Kesuksesan ini ia raih dari ketekunan, kerja keras, dan keberkahan dari setiap porsi makanan yang dijual.

“Alhamdulillah, dari jualan ini saya bisa sekolahkan anak-anak sampai kuliah,” ujarnya.

Ramadan baginya bukan sekadar peningkatan penghasilan. Bulan suci ini menjadi momentum untuk berbagi dan memastikan setiap langkah usaha membawa manfaat bagi keluarga serta orang lain.

Menjelang waktu berbuka, antrean di depan lapaknya semakin panjang, sementara wajahnya terlihat lelah tetapi tetap hangat menyapa setiap pelanggan. Dari balik meja sederhana itu, ia menitipkan doa agar dapurnya selalu menyala, anak-anaknya bahagia, dan setiap porsi makanan menjadi jalan berkah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....