Jejak Api Purba Membentuk Tiga Danau Kelimutu Flores
- 29 Jan 2026 12:15 WIB
- Ende
RRI. CO. ID, Ende - Di balik warna airnya yang berubah-ubah, Danau Kelimutu menyimpan kisah panjang tentang api, ledakan, dan waktu. Keindahan alam yang kini menjadi ikon Flores itu lahir dari rangkaian peristiwa vulkanik besar yang berlangsung ribuan tahun silam.
Berdasarkan keterangan di laman resmi Taman Nasional Kelimutu, sejarah Gunung Kelimutu bermula dari terbentuknya Gunung Pra Sokoria, sebuah gunung api purba berukuran sangat besar. Letusan dahsyat gunung ini meninggalkan sebuah kaldera raksasa, yang kemudian menjadi tempat lahirnya gunung api generasi kedua, Gunung Sokoria.
Aktivitas vulkanik tidak berhenti di situ. Gunung Sokoria kembali meletus hebat dan membentuk Kaldera Sokoria. Dari kaldera inilah Gunung Kelimutu Tua muncul, tumbuh, dan kemudian meletus. Letusan tersebut melahirkan generasi berikutnya, Gunung Kelimutu Muda, yang menjadi aktor utama terbentuknya tiga danau kawah yang dikenal hingga kini.
Gunung Kelimutu Muda mengalami letusan berulang kali. Setiap letusan menggugurkan material batuan yang menutup kawasan kepundan. Lubang-lubang kawah yang terbentuk perlahan terisi air hujan, lalu menjelma menjadi tiga danau kawah, yakni Tiwu Ata Bupu, Tiwu Ata Polo, dan Tiwu Nuwa Muri Ko’o Fai.
Danau Kelimutu sendiri merupakan hasil letusan eksplosif Gunung Kelimutu Muda yang bertipe stratovolcano. Proses alam tersebut membentuk morfologi kawah yang unik dan kompleks, menjadikan Kelimutu berbeda dari kebanyakan gunung api lainnya di Indonesia.
Ahli gunung api Hindia Belanda, Dr. G.G.L. Kemmerling, dalam bukunya Volcanoes of Flores, menyebutkan bahwa asal-usul Danau Kelimutu memiliki struktur yang rumit. Ia menduga Gunung Api Kelimutu Lama berubah menjadi kaldera, lalu terbentuk kerucut puncak baru di dalamnya.
"Seiring waktu, bagian kerucut itu sebagian runtuh hingga menyisakan dua lubang kawah di bagian timur dan satu di bagian barat," katanya dalam buku Volcanoes of Flores.
Kini, jejak letusan purba itu hadir dalam wujud danau berwarna yang mempesona. Kelimutu tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga saksi bisu perjalanan panjang alam Flores, tempat api dan air berpadu membentuk keajaiban yang terus hidup hingga hari ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....