Tulang Paus Watodiri, Jejak Alam dan Adat
- 30 Des 2025 13:04 WIB
- Ende
KBRN, Ende: Di Desa Watodiri, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, sebuah objek wisata menyimpan kisah yang menyentuh relasi manusia dengan alam. Tulang ikan paus yang berdiri di kawasan pesisir desa ini bukan sekadar peninggalan peristiwa alam, melainkan simbol penghormatan masyarakat terhadap laut yang menjadi sumber kehidupan mereka.
Kisah tulang paus Watodiri bermula pada tahun 2014, ketika tujuh ekor paus terdampar di perairan desa tersebut. Peristiwa langka itu memicu kepedulian masyarakat. Bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lembata, warga melakukan berbagai upaya penyelamatan agar paus-paus tersebut dapat kembali ke habitatnya.
Melalui rangkaian upacara adat yang dipimpin para tetua, masyarakat memohon restu alam. Upaya tersebut membuahkan hasil, enam ekor paus berhasil diselamatkan dan kembali ke laut lepas. Namun, satu ekor paus tidak tertolong dan akhirnya mati di pesisir Watodiri.
Pengelola situs tulang paus Watodiri, Yanti, yang juga merupakan aparatur Desa Watodiri, menjelaskan kepada RRI bahwa sejak awal masyarakat sepakat menjaga tulang paus tersebut. Menurutnya, tulang paus itu dipertahankan sebagai bagian dari sejarah penting yang pernah terjadi di Desa Watodiri.
“Tulang paus ini kami rawat sebagai pengingat peristiwa besar yang pernah terjadi di Watodiri. Ini bukan sekadar objek wisata, tetapi juga simbol hubungan kami dengan alam,” ujar Yanti.
Menurutnya, penataan tulang paus dilakukan secara sederhana dengan melibatkan masyarakat setempat. Selain menjadi daya tarik wisata, lokasi ini juga kerap dijadikan ruang edukasi bagi pengunjung tentang pentingnya menjaga ekosistem laut dan menghormati kehidupan satwa.
Bagi masyarakat Watodiri, tulang paus bukan benda mati tanpa makna. Keberadaannya merepresentasikan nilai adat, kebersamaan, dan kepedulian terhadap alam. “Kami ingin generasi muda tahu bahwa laut harus dijaga, karena dari sanalah kehidupan kami berasal,” tambah Yanti.
Kini, tulang ikan paus Watodiri menjadi salah satu destinasi yang menghadirkan pengalaman wisata berbasis cerita dan nilai budaya. Setiap pengunjung yang datang tidak hanya melihat rangka paus, tetapi juga diajak memahami filosofi hidup masyarakat pesisir Lembata yang hidup selaras dengan alam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....