Belajar dari Rangka Tenda, Heri–Leri Menembus Kalimantan
- 15 Des 2025 19:25 WIB
- Ende
KBRN,Labuan Bajo: Di sela pemasangan rangka tenda aluminium pada sebuah kegiatan besar di Labuan Bajo, dua anak muda bekerja dengan gerak yang nyaris serempak. Mereka adalah Heri dan Leri, saudara kembar lulusan SMKN 1 Labuan Bajo, yang kini menapaki babak baru kehidupan lewat industri event—sebuah sektor yang mengantar mereka menembus batas daerah hingga ke Kalimantan Tengah.
Selepas lulus sekolah, Heri dan Leri sempat menghadapi kenyataan pahit. Minimnya lapangan pekerjaan membuat keduanya menganggur cukup lama. “Waktu itu kami belum punya arah. Yang penting dapat kerja dulu,” ujar Heri mengenang masa-masa sulit tersebut. Situasi itu berubah ketika mereka melihat aktivitas pemasangan tenda dan panggung yang dikerjakan Tenda NTT di Labuan Bajo.
Tanpa bekal pengalaman, keduanya memberanikan diri menawarkan tenaga. Heri dan Leri diterima sebagai buruh harian, membantu pekerjaan dasar seperti mengangkat perlengkapan dan menata peralatan. Dari pekerjaan sederhana itulah, proses belajar dimulai. “Kami perhatikan cara kerja kru senior, pelan-pelan paham fungsi rangka, rigging, dan keselamatan kerja,” kata Leri.
Keteguhan dan etos kerja keduanya menarik perhatian Owner Tenda NTT, David Fransiscus Kenenbudi. Ia menilai Heri dan Leri memiliki kemauan belajar dan disiplin yang kuat. “Mereka tidak pilih-pilih kerja dan selalu tepat waktu. Itu modal penting. Keahlian bisa dilatih, tapi sikap kerja tidak semua orang punya,” ujarnya.
Melalui pola pembinaan berjenjang, Tenda NTT kemudian mengangkat Heri dan Leri sebagai crew tetap. Keduanya mendapat pelatihan teknis lebih mendalam, mulai dari pemasangan tenda roder bentang besar, konstruksi rigging aluminium, hingga penerapan standar keselamatan kerja dalam event berskala besar. Proyek demi proyek menjadi ruang pembelajaran sekaligus pembuktian kemampuan.
Kepercayaan itu berbuah lebih jauh. Saat ini, Heri dan Leri dipercaya sebagai crew ahli di KALTENG TENT, salah satu grup perusahaan Tenda NTT yang beroperasi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Dari Labuan Bajo, mereka menyeberang pulau membawa keterampilan yang sebelumnya hanya dipelajari dari lapangan. “Tidak menyangka bisa kerja sampai Kalimantan. Ini pengalaman besar buat kami,” ujar Leri.
Di tempat baru, tantangan yang dihadapi pun meningkat. Skala pekerjaan lebih besar, tanggung jawab lebih tinggi, dan standar keselamatan lebih ketat. Namun bagi Heri dan Leri, semua itu adalah bagian dari proses profesional. “Yang penting kerja jujur dan serius. Dari sini kami bisa bantu keluarga di rumah,” tutur Heri.
Kisah Heri dan Leri mencerminkan peran industri event dalam membuka peluang kerja bagi SDM lokal di Labuan Bajo. Melalui pembinaan dan kesempatan kerja berkelanjutan, Tenda NTT tak hanya mendukung penyelenggaraan berbagai acara, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak muda daerah untuk keluar dari pengangguran dan membangun masa depan.
Di balik tenda yang berdiri kokoh pada setiap acara, ada cerita tentang kerja keras, kepercayaan, dan keberanian mengambil peluang. Dari rangka tenda di Labuan Bajo hingga proyek besar di Palangkaraya, Heri dan Leri membuktikan bahwa jalan menuju masa depan bisa dibangun dari bawah—setahap demi setahap, dengan ketekunan sebagai fondasinya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....