Hari Kesaktian Pancasila, Momentum Meneguhkan Persatuan Bangsa

  • 30 Sep 2025 19:51 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober sebagai pengingat pentingnya menjaga ideologi negara. Peringatan ini berakar dari peristiwa kelam Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) ketika upaya mengganti dasar negara berhasil digagalkan, sekaligus menegaskan keteguhan Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Secara nasional, upacara dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Seremoni serupa juga berlangsung serentak di berbagai daerah, mulai dari kantor pemerintahan, instansi, hingga sekolah-sekolah, sebagai wujud kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ideologi Pancasila.

Pemerintah menegaskan bahwa momentum ini bukan hanya untuk mengenang sejarah, melainkan juga meneguhkan kembali komitmen seluruh warga negara dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila. Nilai tersebut menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan, termasuk ancaman ideologi yang bertentangan dengan semangat persatuan.

Menariknya, tanggal 1 Oktober juga menjadi momen penting di tingkat global. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal ini sebagai Hari Lansia Internasional untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan orang lanjut usia. Dunia juga memperingati Hari Vegetarian Sedunia yang mendorong pola hidup sehat dan ramah lingkungan, serta Hari Nasional Tiongkok yang menandai berdirinya Republik Rakyat Tiongkok pada 1949.

Dengan makna sejarah yang mendalam, Hari Kesaktian Pancasila diharapkan menjadi pengingat kolektif untuk memperkuat persatuan, menolak paham yang mengancam keutuhan bangsa, dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap kokoh di tengah dinamika global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....