Kuliner Lokal Moni Dikembangkan Jadi Pengalaman Wisata

  • 30 Sep 2026 10:52 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Good Moni di kawasan Moni, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, mengembangkan kuliner lokal tidak hanya sebagai menu usaha, tetapi juga pengalaman bagi wisatawan. Pemiliknya, Min Harjan Toya, membuka kelas memasak untuk memperkenalkan cara mengolah makanan Indonesia dan hidangan khas daerah kepada pengunjung.

Dalam obrolan Muda Kreatif RRI, Selasa, 29 September 2026, Min Harjan Toya mengatakan ide tersebut muncul dari ketertarikan wisatawan asing yang ingin mengetahui proses pembuatan makanan lokal setelah mencicipinya. Kelas memasak telah berjalan dan peserta biasanya melakukan reservasi terlebih dahulu agar bahan serta menu dapat dipersiapkan.

Menu yang diperkenalkan antara lain nasi bambu, gulai ikan asap, serta olahan sayuran lokal seperti daun singkong dan pakis. Menurut Min Harjan Toya, wisatawan tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga tertarik mempelajari resep dan teknik pengolahannya.

Konsep tersebut membuat Good Moni tidak berhenti sebagai tempat makan bagi wisatawan yang melintas menuju kawasan Danau Kelimutu. Pengunjung dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai makanan lokal sekaligus mengenal bahan pangan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Good Moni juga menerapkan konsep seperti rumah sendiri dengan mengutamakan keramahan kepada pelanggan. Min Harjan Toya mengatakan pendekatan tersebut membuat pengunjung merasa nyaman, sementara menu tetap disesuaikan dengan perkembangan selera tanpa meninggalkan makanan khas Indonesia dan lokal.

Dari sisi usaha, Good Moni kini mempekerjakan tiga orang dan menyesuaikan jumlah pekerja dengan tingkat kunjungan wisatawan. Saat musim ramai, tenaga kerja dapat ditambah, sedangkan pada periode sepi jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan operasional.

Min Harjan Toya juga menerapkan pola hubungan kekeluargaan dengan pekerja, termasuk memperhatikan kondisi mereka ketika sakit dan menghindari teguran di depan orang lain. Pendekatan itu menjadi bagian dari upayanya menjaga kenyamanan kerja sekaligus mempertahankan keberlangsungan usaha.

Ke depan, kelas memasak diharapkan menjadi salah satu aktivitas yang memperkuat pengalaman wisata di Moni. Model usaha ini memperlihatkan bahwa kuliner lokal dapat dikembangkan bukan hanya sebagai produk konsumsi, tetapi juga sebagai pengetahuan dan pengalaman yang memiliki nilai ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....