Nona Laundry Andalkan Kualitas dan Layanan Antar-Jemput

  • 30 Sep 2026 12:47 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Usaha laundry menjadi peluang bisnis yang terus terbuka di tengah kebutuhan masyarakat perkotaan yang semakin sibuk. Melihat peluang tersebut, Ida Irayati Oematan membangun Nona Laundry di Jalan Nangka Nomor 8, Ende, dengan menawarkan layanan cuci, setrika, hingga antar-jemput pakaian.

Ida mengatakan, Nona Laundry lahir dari perpaduan antara kebutuhan pribadi dan peluang usaha. Selain memiliki usaha penyewaan gaun dan pakaian di bidang salon, ia mengaku membutuhkan jasa laundry sehingga memilih mengembangkan layanan tersebut sebagai usaha baru.

“Pertama-tama membaca peluang, karena peminat laundry cukup besar. Saya juga bergerak di bidang penyewaan gaun dan pakaian, sehingga kebutuhan laundry cukup tinggi,” ujar Ida dalam program Muda Kreatif Pro 2 RRI Ende, Rabu, 23 September 2026.

Meski belum genap setahun beroperasi, Nona Laundry mulai mendapatkan pelanggan sejak hari pertama. Promosi dilakukan melalui pemasangan spanduk serta media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok, sementara pengelolaan usaha dibantu dua karyawan yang menangani proses pencucian dan penyetrikaan.

Untuk menjangkau pelanggan, Nona Laundry menyediakan sejumlah pilihan layanan, mulai dari cuci, setrika, hingga layanan antar-jemput atau COD. Ida menyebut kualitas menjadi prioritas, sedangkan harga dibuat terjangkau dengan pilihan layanan yang dapat disesuaikan kebutuhan pelanggan.

Menurut Ida, mempertahankan pelanggan justru menjadi tantangan lebih besar dibandingkan mendapatkan pelanggan baru. Karena bergerak di bidang jasa, ketepatan waktu, kualitas pengerjaan, dan komunikasi menjadi kunci agar pelanggan tidak kecewa dan kembali menggunakan layanan.

“Kalau kita sudah berjanji mengambil jam lima sore, harus tepat waktu. Jangan sampai pelanggan datang, laundry-nya belum siap. Itu bisa menghilangkan kepercayaan,” katanya.

Saat ini Nona Laundry beroperasi Senin hingga Sabtu pukul 09.00–17.00 WITA, sementara pengambilan pakaian dapat dilakukan hingga sekitar pukul 21.00 WITA. Ke depan, Ida menargetkan penambahan kapasitas mesin dan peningkatan kualitas pelayanan agar layanan reguler maupun ekspres dapat dikerjakan lebih cepat.

Ida juga mendorong anak muda untuk tidak takut memulai usaha. Menurutnya, kegagalan merupakan bagian dari proses belajar karena dapat menjadi dasar untuk memperbaiki usaha dan membaca peluang dengan lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....